SuaraRiau.id - Kasus penggelapan zakat PNS yang dilakukan mantan Bendahara Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Riau menuai perhatian serius.
Oknum bendahara bernama Mulyadi alias Adi Liandra tersebut diketahui menilap uang zakat PNS Riau senilai Rp 1,1 Miliar.
Sekda Riau SF Hariyanto mengungkapkan bahwa kasus penggelapan dana zakat yang dilakukan Mulyadi harus ditindak tegas.
"Indisipliner berat, kita beri sanksi berat," katanya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (5/4/2022).
SF Hariyanto menyatakan, meskipun dana zakat yang ditilap tersebut sudah dikembalikan, sanksi tetap akan diberikan.
Diberitakan sebelumnya, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Indra S Lubis menyebut bahwa eks bendahara Bapenda Riau mengakui perbuatannya menilap uang zakat di di tempatnya bekerja.
Indra menjelaskan, dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP), selain mengakui perbuatannya, mantan bendahara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau bersedia akan mengganti semua dana yang ia tilap.
"Bersedia mengganti dengan cara menjual aset-aset yang dimilikinya," katanya.
Adapun aset-aset yang dimiliki mantan bendahara Bapenda Riau ini berupa ruko di Kota Dumai senilai Rp 700 juta, mobil toyota camry senilai Rp 300 juta lebih.
"Dia sempat menyodorkan sertifikat ruko, rumah, BPKP. Ada juga uang cash Rp50 juta untuk mengganti atas perbuatannya. Tapi ngapain saya terima, dia bilang peganglah pak. Saya tolak. Saya bertugas untuk mem-BAP. Soal mengganti itu urusan dia," jelas dia.
Berita Terkait
-
Kasus Penggelapan Dana Nasabah, Bos Koperasi Simpan Pinjam di Banyuwangi Ditahan
-
Polda Jateng Tangkap Pelaku Penggelapan Dana Haji, Kerugian Mencapai Rp 1 Miliar
-
Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Segera Beroperasi sebelum Idul Fitri 2022
-
Eks Bendahara Bapenda Riau Tilap Zakat PNS Rp1,1 Miliar, akan Dikembalikan usai Ketahuan
-
Uang Zakat PNS Rp1,1 M Ditilap Oknum di Bapenda Riau, Ini Kata Syamsuar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Giliran 3 ASN Pemprov Riau Diperiksa di Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Rabu 25 Februari 2026
-
Daftar Harga Sawit Mitra Plasma Riau Periode 25 Februari-3 Maret 2026
-
Viral Video Bocah di Pekanbaru Diduga Dipukuli Oknum Polisi
-
Tambahan 15 Ton Garam Semai untuk Operasi Hujan Buatan di Riau