Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Kamis, 17 Maret 2022 | 13:05 WIB
Ilustrasi ibu-ibu antre beli minyak goreng. [Istimewa]

DPRD minta Pemkab Siak bikin pasar murah
Kelangkaan minyak goreng di Siak menjadi sorotan tajam bagi Syamsurizal Budi salah satu anggota DPRD Siak.

Dikatakan Budi, sapaan akrabnya, kelangkaan minyak goreng sangat membuat kerisauan bagi semua masyarakat Siak.

"Bupati Siak harus berperan aktif untuk mencari solusi dan langsung action ke lapangan untuk mengadakan pasar murah," kata anggota DPRD Siak dari Partai Demokrat, Syamsurizal Budi.

Budi mengingatkan, jabatan sebagai Bupati Siak merupakan mandataris dari rakyat sehingga sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk untuk memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat.

"Ingat, Bupati terpilih karena masyarakat maka sejahterakanlah masyarakat Kabupaten Siak ini," cetus politisi asal Partai Demokrat ini.

Budi berpendapat, seharusnya pemerintah daerah harus cepat tanggap atas kondisi nasional dan khususnya Siak terkait mahalnya harga sembako dan langkanya minyak goreng.

"Anggaran ada untuk kegiatan pasar murah, kenapa lamban sekali pemda ini," kesal Budi.

Untuk persoalan anggaran, lanjut Budi lebih jauh, sudah ada di dalam APBD 2022 tinggal inisiatif dari Bupati Siak saja.

"Atau pakai anggaran BTT (biaya tidak terduga). Ada lebih kurang Rp25 miliar lebih untuk membeli minyak goreng dibagikan ke masyarakat atau mengadakan pasar murah," ungkap Budi.

Masih kata Budi, pasar murah terkait sembako sangat menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat.

Load More