SuaraRiau.id - Kasus dugaan penistaan agama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas soal analogi toa masjid dengan gonggongan anjing dilimpahkan ke Mabes Riau.
Sejumlah pihak diketahui sebelumnya melaporkan Menag Yaqut Cholil Qoumas ke Polda Riau.
Kabar pelimpahan kasus Menag Yaqut disampaikan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.
"Dilimpahkan ke Mabes (Polri)," kata Sunarto dikutip dari Riaulink.com--jaringan Suara.com, Senin (7/3/2022).
Diketahui, laporan dugaan penistaan agama Menag Yaqut disampaikan oleh tokoh masyarakat Riau, Azlaini Agus dan sejumlah organisasi ke Polda Riau.
Azlaini datang ke Polda pada Jumat (25/2/2022), dan disusul penyerahan alat bukti pada Sabtu (26/2/2022).
Mantan anggota DPR RI ini menyebut di antara bukti yang diserahkan adalah naskah dan video. Selain itu, Azlaini juga menyiapkah saksi ahli Fiqih Islam, saksi ahli bahasa, saksi ahli informatika telematika, dan saksi ahli hukum.
Azlaini berharap, laporan tersebut ditindaklanjuti oleh Polda Riau.
"Kalau tidak diselesaikan dengan baik, kita ingat di tahun 2016 kasus Ahok. Itu dampaknya perpecahan di masyarakat menjadi luas. Sebelum 2016 itu, kita tidak pernah merasa bahwa oh itu orang anu, ini orang ini. Itu agama sana, ini agama sini," kata Azlaini.
Menurut Azlaini, setelah peristiwa 2016, masyarakat jadi terkotak-kotak.
"Nah kali ini kalau tidak ditanggapi dengan baik, terutama oleh aparat penegak hukum juga pemerintah, ini akan jadi menjadi bencana kedua dari perpecahan bangsa ini," imbuhnya.
Laporan ini berawal ketika pernyataan Yaqut yang membahas aturan toa masjid di Gedung Daerah, Riau.
Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE 05 Tahun 2022. Kebijakan yang dikeluarkan Yaqut ini, tak ayal menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
Dalam statemennya, Yaqut memberi perumpaan suara toa masjid yang terdengar lima kali sehari secara bersamaan dengan gonggongan anjing.
Hal itu dinilai banyak kalangan tidak pantas dan menjurus pada dugaan penistaan agama.
Berita Terkait
-
Apresiasi Permintaan Maaf Buya Fikri yang Salah Gerakan Salat, Novel Bamukmin Sindir Menag Yaqut: Sombong dan Menantang
-
Lagi Ramai Rumah Ibadah Multi Agama, Sebenarnya Sudah Ada di Sini
-
PA 212 Desak Menag Yaqut Dipecat, Pengamat Soroti Niat Tersendiri dari Novel Bamukmin
-
PA 212 Desak MUI Keluarkan Fatwa Penistaan Agama: Selama Belum Ada Kita Aksi Terus!
-
PA 212 Demo Menag Buntut Polemik Analogi Azan, Pengamat: Ingin Menunjukkan Eksistensi
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Liburan Lebaran Makin Nyaman, Transaksi di Luar Negeri Tak Perlu Tukar Uang Tunai
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Senin 16 Maret 2026
-
Pengumuman Seleksi Direksi BUMD di Riau Dimulai Pekan Depan
-
THR Awet di Kantong, Ini Tips Belanja Hemat dengan Promo BRI
-
Sukses Berkat BRI, TSDC Bali Jadi Contoh UMKM yang Mampu Jangkau Pasar secara Luas