"Sehingga nanti apakah memungkinkan untuk diamandemen undang-undang dasar, ada tujuan dibalik itulah," kata Tito.
Tito berharap, konstitusi dapat berjalan sesuai aturan. Menurut dia, siapapun mereka yang melakukan itu maka sudahilah.
"Kita semua sepakat dengan pendapat banyak orang juga, teman-teman aktivitas hari ini, bahwa setelah 2024, Pak Jokowi itu cocok kita jadikan Bapak Bangsa," ungkapnya.
Di sisi lain, upaya-upaya framing tersebut diduga kuat dimotori oleh orang-orang intelektual yang memiliki kepentingan.
Tito menilai, sudah tentu demikian. Sebab banyak sekali kepentingan orang-orang yang selama ini dekat dengan kekuasaan.
"Ya, banyak sekali kepentingan pasti, tidak hanya itu (orang-orang intelek), tapi kepentingan orang-orang yang selama ini dekat dengan kekuasaan. Kalau saya bilang maaf dalam tanda petik, menyusu dari kekuasaan, seperti itulah yang kayaknya gak siap ketika akan berganti kepemimpinan nasional," tegas dia.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Tag
Berita Terkait
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?
-
Gibran hingga Dito Ariotedjo! Daftar Pejabat, Menteri dan Jenderal di Lingkaran Bisnis Raffi Ahmad
-
Bosan Drama Politik, Publik Desak Penegakan Hukum Korupsi Jadi Prioritas
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Spill Jam Tangan-Tas Branded Anggota DPRD Riau dan Istri, Nilainya Ratusan Juta
-
Hari Gajah Sedunia 2026, Domang 'si Selebriti' dan Eksistensi Gajah Nusantara
-
Sebanyak 2.665 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Riau Selama 2023-2025