SuaraRiau.id - Dua penjambret handphone milik ibu rumah tangga (IRT) ditangkap jajaran Polsek Tampan Pekanbaru pada Minggu (6/3/2022).
Aksi penjambretan HP emak-emak terjadi di Perumahan Unri, tepatnya di Komplek Perumahan Graha Bina Widya, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru.
Ternyata kedua pelaku jambret yang berinisial YG dan AD tersebut masih berstatus pelajar.
Menurut Kapolsek Tampan, Kompol I Komang Aswatama, kejadian bermula saat Diana (43) pulang mengantar anaknya les menggunakan sepeda motor.
"Korban saat itu meletakkan HP-nya di dasboard sepeda motor sambil membonceng keponakan yang berusia 6 tahun yang tegak berdiri di depan sepeda motor," ujar Kapolsek dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (7/3/2022).
Ketika korban hampir dekat rumahnya, tiba-tiba datang dua pelaku menggunakan sepeda motor Honda BeAt merah hitam memepet korban dari arah sebelah kiri lalu mengambil HP di dashbord motor korban.
Korban sempat mengejar pelaku jambret, namun keduanya langsung kabur dan kehilangan jejak.
"Saat itu ada warga yang ikut mengejar dan memberitahukan tempat lewatnya pelaku tadi ada Rekaman CCTV agar dapat melihat wajah pelaku, selanjutnya korban ke tempat rumah yang ada CCTV dan mendapatkan tangkapan layar dua orang pelaku yang mengambil HP miliknya dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tampan," jelas Komang.
Tak berselang lama, kedua pelajar ini diamankan di rumahnya di Dusun Sialang Indah, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar.
"Dari keterangan keduanya, mereka mengaku telah melakukan jambret terhadap wanita berusia 43 tahun dan keduanya dibawa ke Mapolsek untuk proses selanjutnya." ungkap Komang.
Barang bukti yang dapat diamankan dari pelaku berupa satu Unit HP Oppo Reno 4F warna Putih dan satu unit sepeda motor merk Honda beat warna Merah hitam terpasang plat BM 2973.
"Keduanya dipersangkakan Pasal Pasal 365 atau Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman kurungan maksimal 12 tahun penjara," tutup dia.
Berita Terkait
-
Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu Akibat Kabut Asap, 12 Pesawat Delay
-
Kabut Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru
-
Polisi Tangkap Penjambret HP WNA India di Gondangdia, Satu Pelaku Masih Diburu
-
Viral Tangis Histeris WN India Jadi Korban Jambret di Gondangdia, Polisi Buru Pelaku
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Penggerebekan MP Club, Polisi Periksa 8 Orang Terkait Peredaran Narkoba
-
Jarak Pandang Hanya 100 Meter, Penerbangan dari Pekanbaru Kembali Tertunda
-
Polres Dumai Serbu Kampung Dalam, Amankan 11 Orang Terkait Narkoba
-
Digerebek Polisi, MP Club Pekanbaru Diduga Jadi Sarang Peredaran Narkoba
-
Operasi Gabungan, 60 Tamu MP Club Pekanbaru Dinyatakan Positif Narkoba