SuaraRiau.id - Desa Wisata Okura wajib jadi referensi berlibur di akhir pekan. Kawasan wisata ini, letaknya di Desa Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau.
Sekilas, Desa Okura seperti sebuah penamaan tempat di Jepang. Namun faktanya, desa ini terletak di Riau dan memiliki banyak potensi pariwisata yang sedang berkembang.
Lokasi tersebut menjadi primadona wisata akhir-akhir ini. Para turis lokal sering datang ke tempat wisata yang jaraknya setengah jam dari kota Pekanbaru tersebut. Alam yang subur dan banyak potensi ditawarkan dari kawasan ini.
Desa Wisata Okura menawarkan atraksi alam seperti susur Sungai Ukai, Berkuda dan Memanah yang menjadi daya tarik wisata halal.
Disamping sebagai tempat wisata, salah satu unggulan yaitu lokasi berkuda di Desa Okura sering menjadi ajang silaturahmi dan perlombaan bagi olahragawan berkuda tersebut. Trek panjang dan lapangan pacu kuda tersedia di desa tersebut.
Kemudian juga ada atraksi budaya yaitu, di antaranya tarian Badeo Kayangan, tari Zapin Pecah Dua Belas serta permainan Gasing.
Pada musim-musim tertentu, Desa Wisata Okura menjadi lebih ramai dari biasanya. Sebab, di bibir sungai Siak Pekanbaru terdapat hamparan taman bunga yang mekar menawan.
Lokasi tersebut bernama Taman Bunga Impian Okura, kemudian juga ada, ladang jambu mandi Deli, wisata pertanian, hingga wisata buah.
Di sisi lain, para pelancong yang hendak kembali pulang juga tersedia oleh-oleh khas berupa kerajinan tangan dari lidi yang pemasarannya sudah merambah ke kota.
Baca Juga: Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Rencana Diresmikan Awal Maret oleh Presiden Jokowi
Ragam potensi ini lah yang menjadi daya tarik Okura sehingga melalui Surat Keputusan Walikota Pekanbaru Nomor 333 tahun 2021 tanggal 22 Maret 2021 menetapkan Okura sebagai Kampung Budaya Ramah Muslim Kota Pekanbaru.
Dilansir dari situs Kemenparekraf.go.id, langkah-langkah pengembangan wisata Okura sudah dilakukan sejak lama.
Proses tersebut, melibatkan masyarakat dalam program pengembangan pariwisata dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Selanjutnya, Pokdarwis diberikan pelatihan dan pendidikan sadar wisata dan pelatihan-pelatihan lainnya yang bertujuan untuk peningkatas kapasitas SDM bidang pariwisata yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru maupun Dinas Pariwisata Provinsi Riau.
Mulai dibuka jadi lokasi pariwisata
Desa wisata Okura mulai dikunjungi wisatawan mancanegara pada bulan Oktober 2014 dengan menjadikan Okura sebagai tempat bertemunya ratusan tokoh budaya se-Asia Tenggara yang tergabung dalam DMDI (Dunia Melayu Dunia Islam).
Berita Terkait
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Harga Sawit Riau Terus Meroket, Nyaris Rp4.000 per Kilogram
-
Padamkan Karhutla Riau, Manggala Agni Kesulitan Dapatkan Sumber Air
-
Gajah Jovi Mati setelah Sebulan Dirawat Intensif di PLG Minas