SuaraRiau.id - Seorang pemuda 28 tahun di Duri, Bengkalis yang nekat gantung diri. Peristiwa tersebut menggegerkan warga setempat.
Aksi bunuh diri itu terjadi di jalan Harapan Jaya, Gang Serawak, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau pada Kamis (3/3/2022) selepas magrib.
Pemuda yang diketahui berinisial AS tersebut ditemukan gantung diri di dapur rumah milik orangtuanya. Namun sebelum mengakhiri hidupnya itu, pemuda ini sempat menuliskan sepucuk surat.
Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo menjelaskan, bahwa korban tersebut sehari-hari bekerja di bengkel aksesoris yang terletak di bilangan Jalan Hangtuah Duri.
"Korban tinggal di rumah orang tuanya JN (65) dan YR (55), korban bekerja di bengkel aksesoris Jalan Hangtuah Duri," kata Kapolsek.
Kapolsek mengungkapkan, peristiwa nekat itu bermula pada Kamis,sekira pukul 09.00 WIB saat bapak korban berangkat bekerja dan meninggalkan isterinya YR bersama korban di rumah.
Selanjutnya sekira pukul 10.00 WIB, Ibu Korban berangkat ke Sumatera Barat untuk menjenguk kakak pemuda tersebut. Dan korban ditinggalkan di rumah sendirian.
Sekira pukul 18.30 WIB, bapak korban pulang dari bekerja dan langsung ke Mesjid Raya Arafah untuk melaksanakan salat Magrib.
"Lalu pukul 19.00 WIB setelah selesai salat magrib, bapak korban pulang ke rumah dan melihat rumah dalam keadaan tertutup dan lampu belum dinyalakan. Saat masuk ke rumah dan menyalakan lampu, memeriksa ke kamar korban namun korban tidak kelihatan. Dan saat membuka pintu dapur, dia melihat AS (korban) sudah dalam keadaan meninggal dunia tergantung dengan tali," jelasnya.
Saking paniknya, bapak dari pemuda ini kemudian bergegas meminta bantuan keluar dan melaporkan kepada warga para tetangga.
Selanjutnya, sekira pukul 19.15 WIB, anggota piket Polsek Mandau yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Firman didampingi Pawas Iptu Zulkifli dan Panit Reskrim Iptu R Hutahean sampai di TKP kejadian.
Kemudian langsung dilakukan olah TKP, yang mana dari hasil olah TKP tersebut korban gantung diri di dekat meja makan belakang menggunakan tali rapia warna hitam dilapis dua.
Lalu kursi makan dalam keadaan terjatuh, korban tergantung di kayu plafon dan di meja makan ditemukan kertas yang diduga berisikan tulisan tangan korban.
"Surat tersebut secara garis besar berisikan kekecewaan korban terhadap perlakuan orang tua yang dinilai pilih kasih kepada anak-anaknya," jelas Kompol Indra.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Dua Truk di Jalan Lintas Duri-Pekanbaru, Sopir Tewas Terjepit
-
Usai Bekerja, RH Ditemukan Tewas Tergantung dengan Seutas Tali di Dapur Rumahnya
-
Sudah Dibantah, Ayu Aulia Ngotot Pernah Pacari Zikri Daulay
-
Ayu Aulia Kesal Dituding Aniaya Kakak Angkat Usai Gagal Bunuh Diri
-
Penyebab Ayu Aulia Ingin Bunuh Diri Terungkap, Sebut Semua Temannya Benar-benar Jahat
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
Menko Muhaimin Iskandar Apresiasi Efektivitas Pemberdayaan PNM di Gresik
-
Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru