SuaraRiau.id - Provinsi Riau tiga jadi temuan terbesar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Indonesia bagian barat.
Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua III Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Edwin Pratama Putra.
"Setelah dikaji, Riau masuk empat besar di Indonesia bagian barat. Riau tiga terbesar temuannya. Ada hal yang mesti kita sampaikan dari BAP dan nantinya tugas kami yang akan menyampaikan ke BPK," katanya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Menara Lancang Kuning Kantor Gubernur Riau, Kamis, 27 Januari 2022 siang.
Edwin menjelaskan, dalam mekanisme kerjanya, setelah Ketua BPK menyampaikan ke Ketua BAP DPD, BAP DPD membuat langkah-langkah salah satunya membagi Indonesia dalam dua bagian, yakni Indonesia bagian timur dan Indonesia bagian barat.
Provinsi Riau urutan nomor tiga, sementara nomor satu itu DKI Jakarta, nomor dua Provinsi Sumatera Selatan.
"Nomor dua Sumatera Selatan. Nomor empat Jawa Barat. Ini menjadi catatan. Mudah-mudahan bisa semakin membaik," ujarnya.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sangat berkomitmen dalam menyelesaikan segala rekomendasi yang disampaikan oleh BPK RI perwakilan Riau dalam hal akuntabilitas keuangan Pemprov Riau.
Hariyanto mengharapkan dukungan dari DPD RI dan semua pihak yang ada dalam menjalankan pemerintahan yang transparan. Untuk itu, melalui pertemuan ini, ia berharap dapat membantu pemerintah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota untuk mewujudkan akuntabilitas publik di daerah.
"Tentu kita berharap dukungan dari semua menyelesaikan temuan-temuan itu. Terima kasih atas kunjungan BAP DPD RI. Kalau ada permasalahan tak bisa diselesaikan di daerah mohon dibantu," pungkasnya.
Baca Juga: Ramalan Cuaca di Kepulauan Riau Jumat 28 Januari, Waspda Gelombang Tinggi di Natuna
Diketahui, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto mengikuti rapat dengar pendapat Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dalam rangka tindak lanjut Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2021 BPK RI. Berlangsung di Menara Lancang Kuning Kantor Gubernur Riau, Kamis (27/1/2022).
Rapat dengar pendapat BAP DPD RI terkait IHPS I 2021 ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua III BAP DPD RI, Edwin Pratama Putra, yang juga dihadiri oleh beberapa anggota DPD RI lainnya, seperti Asep Hidayat, Dharma Setiawan, Alirman Sori, Ikbal Hi. Djabid, Syech Fadhil Rahmi, serta Habib Zakaria Bahasyim.
Berita Terkait
-
Selain Anak Bupati, Kasus Narkoba di Riau Juga Rupanya Menjerat Seorang Selebgram Berhijab
-
BNN Bebaskan Anak Bupati yang Positif Ganja karena Cuma Terpapar, Netizen: Capek Dibodohi Terus
-
Monopoli Listrik Tapi Pelayanan Amburadul, Masih Pantaskah Dirut PLN Mempertahankan Jabatan?
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fitur Cash Management QLola by BRI Permudah Payroll Perusahaan dalam Skala Besar
-
Pekanbaru Resmi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla hingga 30 November 2026
-
4 Rekomendasi Eyeliner Murah dan Bagus yang Tahan Lama Seharian
-
Jadi Pemasok, Bendahara PAN Pelalawan Ikut Pesta Narkoba Bareng Anak Bupati
-
Anak Pejabat Riau Positif Ganja gegara Hirup Asap di Toilet, Cuma Direhabilitasi