SuaraRiau.id - Seorang ibu rumah tangga (IRT) ditangkap Polsek Tampan Pekanbaru terkait penipuan penerimaan anggota polisi. Ia mengaku bisa memasukkan korban menjadi polisi.
Kapolsek Tampan, Kompol I Komang Aswatama mengatakan, pelaku berinisial RS meminta uang kepada orangtua korban sebesar Rp 150 juta dijanjikan bisa masuk Polri.
“Pelaku mengatakan bisa membantu untuk masuk polisi dengan jalur sisipan tanpa tes, apabila menyiapkan uang sebesar Rp 150 juta,” jelas Kompol I Komang dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (26/1/2022).
Komang menyatakan bahwa korban yang percaya kemudian menyerahkan uang kepada RS secara bertahap.
“Pertama menyerahkan uang secara transfer sebesar Rp 40 jita dan uang tunai sebesar Rp 22 juta. Setelah uang diserahkan, pelaku menjanjikan anak korban akan berangkat mengikuti pendidikan Tamtama Brimob,” jelasnya.
Setelah menunggu beberapa bulan, anak korban tidak kunjung berangkat menempuh pendidikan dan tidak jadi masuk Polri.
“Pelaku ditangkap di rumahnya dan dari hasil interogasi pelaku mengakui ada menerima uang dari korban untuk pengurusan masuk polisi,” tuturnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.
Berita Terkait
-
Viral Emak-emak Lagi Khusyuk Salat Diserang Kucing Oren, Auto Mengumpat Pakai Nada
-
Kronologi Ibu-ibu Pedagang Durian di Pekanbaru Meninggal Ditendang Jambret
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai Tewaskan 1 Orang, Minibus Sempat Terpental
-
Otak Pembakar Mobil Dinas Lapas Pekanbaru Dikirim ke Lapas Nusakambangan
-
Napi Narkoba Otak Pembakaran Mobil Lapas Pekanbaru Dikirim ke Nusakambangan
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
6 Mobil Bekas Stylish 60 Jutaan untuk Wanita, Siap Tampil Modern dan Elegan
-
Polda Riau Minta Maaf usai Suruh Warga Protes di Panipahan Serahkan Diri
-
DPRD Riau Minta Percepat Pembangunan Flyover Garuda Sakti Pekanbaru
-
KPK Periksa 2 Orang Terkait Kasus Korupsi Proyek Flyover Simpang SKA Pekanbaru
-
DBH Sawit Riau Turun, Apa yang Dilakukan Pemprov?