SuaraRiau.id - Timnas Indonesia dibantai dibantai 4-0 Thailand dalam leg pertama Piala AFF 2020. Skuad Garuda pun mengakui kehebatan tim Gajah Perang.
Dengan skor tersebut, Peluang Timnas Indonesia menjadi juara pun sangat berat. Meski demikian, pelatih Shin Tae-yong masih punya harapan.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menitikberatkan soal kerja keras pada leg kedua yang akan berlangsung pada 1 Januari 2022 mendatang.
"Memang kalau melihat pertandingan hari ini memang tidak mungkin. Tapi bola masih bundar jika kita kerja keras sampai akhir, dan harus kerja keras untuk Indonesia pasti bisa mendapatkan hasil yang baik," ujar Shin Tae-yong dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com.
"Saya tidak akan terlalu memikirkan skor leg pertama. Saya akan lebih memberikan semangat kepada pemain agar bisa menunjukkan penampilan terbaik seperti penampilan di penyisihan grup," sambung dia.
Shin Tae-yong mengevaluasi penampilan Timnas Indonesia serta juga mengungkap ragam hal yang membuat skuad Garuda harus kebobolan banyak gol.
"Kami akui Thailand memang sempurna dan kami banyak kekuarangan. Saya mengakui kekalahan ini dan akan persiapkan untuk pertandingan selanjutnya," ungkap dia.
Diketahui, Piala AFF menggunakan sistem dua leg dalam laga final sejak 2004. Sejak edisi tersebut, Indonesia sudah tampil tiga kali di partai puncak.
Indonesia kalah dua leg melawan Singapura pada Piala AFF 2004. Tim Merah Putih kemudian juga kalah dari Malaysia pada Piala AFF 2010 serta takluk dari Thailand pada Piala AFF 2016.
Sebelumnya, ketika masih menggunakan format satu leg pada laga final, Indonesia dua kali kalah dari Thailand pada Piala AFF 2000 dan 2002.
Tag
Berita Terkait
-
Viral, Detik-detik Layar Nobar Indonesia Vs Thailand Roboh, Netizen: Pertanda Apakah Ini
-
Anggap Indonesia Tak Punya Kans, Pemain Vietnam Minta Leg ke-2 Final Piala AFF Tak Digelar
-
Meski Dibantai, Pelatih Thailand Sebut Timnas Indonesia Akan Mengerikan 2 Tahun ke Depan
-
Rekor Miris Timnas Indonesia di Final Piala AFF, Kerap Jadi Bulan-bulanan
-
Sosok Manajer Cantik Jadi Salah Satu Kunci Thailand Bantai Indonesia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Komite dan Kepala Sekolah Jangan Sampai 'Bermain' dalam SPMB Pekanbaru
-
BRI Permudah Investasi Emas, Kini Bisa Nabung Otomatis Sambil Transfer di BRImo
-
Bocah 13 Tahun Jadi Komplotan Begal di Pekanbaru, Diringkus Bareng 2 Rekannya
-
Panitia SPMB Dilarang Terima Titipan-Gratifikasi, SF Hariyanto: Jangan Coba-coba!
-
BRImo Kini Sediakan Reksa Dana USD Batavia, Buka Akses Lebih Luas ke Pasar Global