SuaraRiau.id - Muhammad Kece dikabarkan terserang demam berdarah dengue (DBD) dan tifus. Bahkan ia disebut dalam kondisi yang tidak baik.
YouTuber Muhammad Kece disebut kini sedang menjalani perawatan di RSUD Ciamis dan sedang membutuhkan transfusi darah.
Tersangka penistaan agama itu diketahui sebelumnya sempat pingsan pada Jumat 24 Desember 2021, di ruang persidangan Pengadilan Negeri (PN) Ciamis.
Kuasa hukum Muhammad Kece, Kamaruddin Sumanjuntak, menyebut sakit yang diderita kliennya diduga akibat DBD dan tifus.
Tak hanya itu, menurutnya, Muhammad Kece punya riwayat penyakit diabetes sehingga kondisinya disebut kritis.
Kabar sakitnya didengar Irjen Napoleon Bonaparte, sosok yang berseteru dengan Muhammad Kece. Ia pun kemudian menuliskan surat untuk Kece.
Dalam surat Napoleon Bonaparte mengaku sedih hingga ingin mendonorkan darahnya agar Kace bisa terus berjuang.
“Hari ini hatiku sedih mendengar kabarmu,” tulis Napoleon Bonaparte dikutip Terkini.id--jaringan Suara.com, Selasa (28/12/2021).
“Semoga darahku dapat menguatkan badan & jiwamu. Teruslah berjuang.. saudaraku.” imbuh dia.
Surat tersebut diungkap oleh pakar hukum tata negara, Refly Harun, di mana ia mengatakan surat itu diterimanya dari kuasa hukum Napoleon Bonaparte, Ahmad Yani.
“Saya mendapatkan surat itu dari Napoleon Bonaparte melalui pengacaranya, Ahmad Yani,” ungkapnya dalam kanal YouTube, Selasa (28/12/2021).
“Dan memang Irjen Napoleon Bonaparte berniat mendonorkan darahnya karena dia golongan darahnya O positif apa ya istilahnya,” lanjutnya lagi.
“Pokoknya golongan darah O itu netral, bisa ditransfusikan ke golongan darah mana pun katanya.” ujar dia.
Refly Harun mengatakan, Napoleon Bonaparte kini dalam keadaan sehat dan sudah menghubungi pihak terkait.
Menurutnya, kini Napoleon hanya tinggal menunggu apakah darahnya memang bisa disumbangkan untuk Muhammad Kece atau tidak.
Tag
Berita Terkait
-
Ruhut Sitompul Sebut Refly Harun Rabun, Pertanyakan Alasan FPI Dibubarkan
-
Kritis Usai Pingsan di Persidangan, Terdakwa Penistaan Agama M Kace Idap Penyakit Ini
-
Ustadz Yahya Waloni Dituntut 7 Bulan Penjara Kasus Penistaan Agama
-
Habib Bahar dan Husin Shihab Saling Lapor, Refly Harun: Terlalu Cemen
-
Profil Joseph Suryadi, Pria yang Diduga Menghina Nabi Muhammad
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW