SuaraRiau.id - Kasus penggelapan uang perusahaan dengan modus jadi korban jambret dilakukan seorang wanita di Pangkalankerinci, Pelalawan.
Sebelum ditangkap, perempuan berinisial TNS itu merekayasa kejadian kehilangan uang dengan membuat laporan di kantor polisi. Padahal ia menilap duit kas perusahaan Rp 17 juta.
“Tersangka merekayasa kejadian kehilangan uang sebesar Rp 17 juta yang merupakan kas saldo perusahaan yang digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi,” ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (13/12/2021).
Menurut Kapolres, kejadian berawal pada saat Koordinator Administrasi PT Arista Auto Prima melakukan pengecekan uang kas perusahaan yang sebelumnya berjumlah Rp 35 juta.
Namun, saat dicek uang kas hanya tersisa Rp 770 ribu sehingga pihak perusahaan bertanya kepada pelaku mengenai pengeluaran perusahaan.
Tersangka tidak dapat membuktikan pengeluaran uang kas perusahaan tersebut.
“Awalnya pelaku membuat laporan ke Polsek Pangkalankerinci tentang pencurian dengan pemberatan uang kas perusahaan sebesar Rp 17 juta 748 ribu,” tuturnya.
Kapolres Wijatmiko mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan peristiwa yang dilaporkan TNS tidak pernah terjadi, melainkan hanya rekayasa dari pelaku.
“Dari pengakuan TNS uang tersebut dipergunakan untuk membayar kredit motor,” jelasnya.
Pelaku menggunakan Rp 1,2 juta untuk membayar kredit motor, Rp 4 juta disimpan pelaku di dalam tas.
Sedangkan sisanya sebesar Rp 12,4 juta dikembalilan pelaku untuk menutupi kas keuangan yang ia gunakan.
Berita Terkait
-
Raja Tega! Jambret di Tanah Abang Berkeliaran saat Ramadan, Tendang hingga Sayat Leher Perempuan
-
Rampas Kamera Bule Prancis saat Motret Tembok Laut Marina, Trio Jambret di Sunda Kelapa Dicokok Polisi
-
Incar Nenek-nenek Sepulang dari Pasar, Jambret di Tambora Ngeluh ke Polisi jadi Korban Pinjol
-
Kasus Penggelapan Beras 15 Ton, Sopir Punya Peran Penting dari Penyedia Ekspedisi
-
Uangnya Diduga Digelapkan, Wika Salim Somasi Manajemen Lamanya
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak