SuaraRiau.id - Seorang CEO perusahaan hipotek digital Better.com bernama Vishal Garg memecat ratusan karyawannya hanya melalui aplikasi percakapan.
Vishal Garg mengumumkan pemecatan karyawan dalam panggilan tiga menit melalui Zoom.
Aksi pemimpin perusahaan ini pun kemudian menjadi viral.
“Saya tidak ingin melakukan ini, terakhir kali saya melakukan ini, saya menangis,” terang Vishal Garg seperti dikutip dari AsiaOne.
Disitat dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, beberapa alasan yang dia sebutkan untuk memberhentikan hanya beberapa minggu sebelum Natal, termasuk efisiensi pasar, produktivitas dan kinerja.
“Jika Anda menerima panggilan ini, Anda adalah bagian dari kelompok yang diberhentikan. Hubungan kerja Anda diberhentikan, efektif segera," sambung dia.
Menurut laporan media, perusahaan mengklarifikasi bahwa mereka memberhentikan 9 persen dari perusahaan--karyawan di AS dan India--bukannya 15 persen katanya selama panggilan.
Menurut CNN, perusahaan ini didirikan pada tahun 2016 dan telah menerima investasi sebesar US$750 juta dan akan segera go public.
Ini bukan pertama kalinya CEO Vishal Garg membuat berita. Dalam laporan Forbes 2020, dia pernah mengirim email ke karyawan yang mengatakan:
“Kamu terlalu lambat. Kalian adalah sekumpulan lumba-lumba bodoh dan…lumba-lumba bodoh tertangkap jaring dan dimakan oleh hiu. Jadi hentikan. Hentikan. Hentikan sekarang juga. Kamu membuatku malu.”
Pada tahun 2020, para ahli mengatakan perusahaan telah melakukan latihan penghematan secara online karena pengaturan kerja dari rumah, sementara itu, pengacara ketenagakerjaan mendapat lebih banyak permintaan tentang paket pengurangan.
Berita Terkait
-
Petisi Copot Rektor Unsri Muncul, Pecat Dosen Cabul dari Kampus
-
Zoom Punya Fitur Baru untuk Tahu Siapa yang Telat Gabung Meeting
-
Viral Video Andika Perkasa Marah, Bentak Peserta Rapat yang Main HP
-
CEO Min Hee Jin Ungkap Alasannya Tinggalkan SM dan Bergabung dengan HYBE
-
Setelah CEO Undur Diri, Seorang Miliader Beli Satu Juta Saham Twitter
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya