SuaraRiau.id - Sebanyak 14 penumpang pesawat dari Afrika Selatan di bandara Belanda terpapar Covid-19 varian baru, Omicron.
Otoritas kesehatan Belanda menyatakan bahwa belasan penumpang yang terinfeksi varian Omicron tersebut sudah divaksin Covid-19.
Mereka termasuk di antara 62 orang yang dites positif Covid-19 setelah tiba di Belanda dengan dua penerbangan dari Afrika Selatan, pekan lalu.
Berdasarkan aturan yang berlaku pada saat itu, lebih dari 600 penumpang dapat naik ke penerbangan maskapai KLM dari Johannesburg dan Cape Town pada 26 November dengan bukti vaksinasi atau hasil tes Covid-19 negatif baru-baru ini.
Mengutip Antara, seorang juru bicara otoritas kesehatan untuk Kennemerland, di mana Bandara Schiphol berada, mengatakan "sekitar 90 persen" dari mereka yang dites positif telah divaksin.
Seorang juru bicara Institut Kesehatan Belanda (RIVM) mengonfirmasi bahwa mereka termasuk semua penumpang yang terinfeksi Omicron.
Tingkat infeksi di antara penumpang dari Afrika Selatan memicu seruan dari otoritas kesehatan Belanda untuk mengharuskan pengujian untuk menggantikan status vaksinasi sebagai syarat terbang.
"Dengan kombinasi yang mengharuskan tes sebelum keberangkatan dan pengujian ulang lima hari setelah kedatangan, serta mengetahui apa yang terjadi, Anda dapat membuat penerbangan lebih aman," kata kepala divisi penyakit menular RIVM, Jaap van Dissel, kepada parlemen pada Rabu (1/12/2021).
Dia juga merekomendasikan karantina untuk pelancong dari daerah berisiko tinggi.
Saran RIVM, yang belum diadopsi oleh pemerintah Belanda, adalah bahwa hanya tes swab PCR yang diambil 48 jam sebelum kedatangan di Belanda yang dapat diterima, dan itu tetap diperlukan terlepas dari status vaksinasi seseorang.
Negara-negara di seluruh dunia memperketat aturan penerbangan setelah ditemukannya Omicron, yang disebut Organisasi Kesehatan Dunia sebagai "varian yang perlu diperhatikan" karena kekhawatiran bahwa varian itu bisa melawan vaksin dan memperpanjang pandemi.
Pemerintah Belanda mengatakan sedang mempertimbangkan rekomendasi RIVM tetapi menginginkan keputusan apa pun dibuat di tingkat Uni Eropa.
Prancis, Portugal, dan Irlandia telah mengadopsi kebijakan serupa.
Otoritas kesehatan di Kennemerland juga mengatakan pada Kamis bahwa mereka membebaskan lebih dari setengah penumpang yang terinfeksi, yang telah diisolasi di sebuah hotel dekat bandara, setelah tes selanjutnya menunjukkan bahwa mereka tidak lagi membawa virus.
Pihak berwenang tidak mengatakan apakah salah satu dari 14 penumpang yang terinfeksi varian Omicron diizinkan bebas, dengan alasan privasi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
India Umumkan Deteksi Kasus Varian Omicron Pertamanya, Semua Bergejala Ringan
-
Kasus COVID-19 Naik Lagi, Korea Hapus Pengecualian Karantina Bagi Pendatang
-
Terungkap! Ini Metode yang Digunakan Kemenkes untuk Deteksi COVID-19 Varian Omicron
-
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab Deteksi Kasus Pertama Varian Omicron di Negaranya
-
Balikpapan Waspada Varian Omicron, Siapkan Fasilitas Ini Untuk Siaga
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla
-
Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile
-
Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah
-
Polisi Bunuh Ibu Kandung: Dinas di Biddokkes Polda Riau, Punya Riwayat Kontrol di RSJ
-
Kapolda Riau Ungkap Polisi Idap Skizofrenia Masih Dinas, Kini Diduga Bunuh Ibu Kandung