SuaraRiau.id - Mantan petinggi Partai Demokrat, Max Sopacua meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto Jakarta pada Rabu (17/11/2021) pagi.
Kabar duka tersebut disampaikan langsung anak Max Sopacua di Twitter, Rabu.
Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan ucapan duka cita atas wafatnya eks petinggi partai Max Sopacua.
AHY mengajak seluruh kader, pengurus, dan keluarga besar Partai Demokrat untuk mendoakan Max Sopacua yang meninggal karena riwayat penyakit paru-paru.
“Innalilahi wa inna ilaihi rajiun. Turut belasungkawa atas wafatnya Bapak Max Sopacua. Hari ini saya mendapat kabar duka tersebut dari putri Almarhum,” kata AHY sebagaimana diteruskan oleh Juru Bicara Partai Demokrat lewat pesan tertulis, Rabu.
“Saya mengajak keluarga besar Partai Demokrat untuk kirim doa, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, (dan) keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” kata dia menambahkan seperti dikutip dari Antara.
Diketahui, Max Sopacua merupakan salah satu tokoh senior Partai Demokrat, yang pernah menjabat posisi Wakil Ketua Umum.
Namun, Max kemudian menjadi penggerak KLB di Deli Serdang pada Maret 2021 dan sempat beberapa kali hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk mengikuti sidang-sidang sengketa antara kelompok KLB dan DPP Partai Demokrat.
Darmizal, salah satu inisiator KLB dan kolega Max, menyampaikan kondisi kesehatan almarhum sempat kurang stabil setelah ia menjalani operasi jantung pada Februari 2020.
“Beliau terakhir, 2020 Februari itu habis operasi jantung. Pasca itu, kondisinya cenderung agak labil,” terang dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu.
Dalam kesempatan yang sama, Darmizal turut mengenang Max sebagai sosok yang berintegritas, humanis, dan humoris.
Ia menyampaikan Max mengabdikan hidupnya untuk Partai Demokrat sejak awal partai itu berdiri.
“Dia mencari warna contoh, warna dasar Partai Demokrat, mencari bahan untuk warna dasar Partai Demokrat. Itu yang paling berkesan bagi kami,” sebut Darmizal.
Jenazah Max telah dibawa dari RSPAD Gatot Subroto Jakarta ke rumah duka di kediamannya di Bogor, Jawa Barat.
Di rumah duka, putra Max, Ferro Sopacua menyampaikan mendiang ayahnya meminta maaf kepada keluarga, sahabat, dan koleganya atas perbuatannya semasa hidup.
"Yang pasti ayah saya meminta maaf kepada semua pihak, itu sempat dikatakan ketika masih bisa berkomunikasi. Beliau menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga dan tentunya kepada teman-temannya yang tidak bisa disebutkan satu per satu. Jadi kalimat terakhirnya permohonan maaf," kata Ferro kepada wartawan di rumah duka. (Antara)
Berita Terkait
-
Ini Kata AHY Soal Peluang Pertemuan Prabowo, SBY dan Megawati Usai Lebaran
-
Kakorlantas Ungkap Strategi Jelang Puncak Arus Balik Lebaran
-
Didit Prabowo Ajak Swafoto SBY Saat Lebaran, AHY Bilang Begini
-
Siap-siap Arus Balik, AHY: Pemerintah Sudah Punya Jurus Jitu Atasi Kemacetan
-
Tak Akan Hadiri Open House Prabowo di Istana, AHY: Pak SBY Lebaran di Cikeas
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Tiket Bus Arus Balik di Terminal Pekanbaru Habis Terjual, Kebanyakan ke Jawa
-
Silaturahmi ke Rumah Syamsuar, Gubri Wahid: Saya Minta Tunjuk Ajar
-
5 Tahun Tak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN
-
Gubri Abdul Wahid Ungkap Rencana Hadapi 'Badai' Efisiensi Anggaran
-
Polda Riau Ungkap Penyebab Penikaman Polisi hingga Berujung Maut