SuaraRiau.id - Tiga ekor beruang madu berkeliaran di sekitar pemukiman merusak dua rumah warga Desa Bukit Kesuma, Pangkalan Kuras Pelalawan.
Plt Kepala BKSDA Riau, Fifin Arfiana Jogasara menyebut kemunculan satwa tersebut terdiri dari 2 beruang dewasa dan satu anakan.
"Tiga beruang tersebut dua dewasa dan satunya lagi merupakan anakan yang muncul di titik koordinat -0.036462, 101.838329. Saat tim datang tim menemukan salah satu sarang beruang tersebut di atas pohon di belakang rumah warga," ujar Fifin dikutip dari Antara, Kamis (4/11/2021).
Menurut Fifin, warga di Desa Bukit Kesuma, Pangkalan Kuras Pelalawan melaporkan kemunculan beruang madu.
Tim SKW I, BidWil I BBKSDA Riau, pada Rabu (3/11/2021) langsung turun ke lokasi.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan tim, didapati adanya kerusakan di bagian dapur warga yang disebutkan muncul sekitar pukul 01.00 WIB.
"Kepada petugas kami warga melaporkan beruang berusaha membuka dinding dapurnya, karena ada madu dan sarang lebah," ujar Fifin.
Menurut keterangan warga dan kepala desa, sampai saat ini sudah ada dua warga yang melaporkan rumahnya hampir dimasuki beruang.
"Selain merusak rumah, beruang juga membongkar kandang ayam milik warga," kata Fifin.
Setelah melakukan serangkaian pengumpulan bahan keterangan, masyarakat mengatakan, kemunculan beruang terpantau sudah berlangsung lebih kurang satu minggu belakangan.
"Selain mencari madu, beruang juga dilaporkan kurang lebih satu minggu berkeliling permukiman dan memakan ayam milik warga di dalam kandang," katanya.
Karena termasuk satwa yang dilindungi, Tim yang turun turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat agar tidak melakukan tindakan anarkis.
Tim yang turun juga memberikan kiat-kiat menghindari konflik dengan beruang, dengan cara menghidupkan api unggun atau penerangan lainnya di tempat-tempat biasa didatangi beruang dan tetap berkoordinasi dengan pihak BKSDA Riau. (Antara)
Berita Terkait
-
Bocah Perempuan Tewas Diduga Diterkam Harimau, Sempat Diseret Keluar Pondok
-
Tiga Bulan Hewan Buas Masuk Pemukiman, Warga Agam Resah
-
Gajah Mati Ditemukan di Pelalawan, BBKSDA Riau Ungkap Penyebabnya
-
Tapir Betina Kena Jerat di Kebun Sawit Riau, Kakinya Terluka Parah
-
Tim BKSDA Temukan Gajah Sumatera Sakit di Indragiri Hulu
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Selasa 24 Februari 2026
-
Petugas Kebersihan Kantor Gubernur Riau Dikabarkan Belum Gajian 2 Bulan
-
CEK FAKTA: Dana Rp100 T untuk Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Pekanbaru, Senin 23 Februari 2026