SuaraRiau.id - Sebanyak 84,8 persen atau 769.511 warga sasaran di Kota Batam Kepulauan Riau telah menerima suntikan dosis pertama vaksin COVID-19.
Sedangkan Vaksin dosis kedua, telah diterima 595.889 orang, atau 65,6 persen dari warga sasaran.
"Alhamdulillah, Kepri terbaik ketiga capaian vaksin secara nasional. Dan Batam yang paling banyak menyumbang jumlah vaksinasi di Kepri," kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Jumat.
Wakil Wali Kota Batam menyatakan pihaknya akan terus menggesa pelaksanaan vaksinasi, hingga seluruh warga sasaran menerima imun COVID-19.
Ia mengajak kader posyandu dan kelurahan menyukseskan program vaksinasi COVID-19, demi terciptanya kekebalan tubuh komunal.
"Kalau ada tetangga, sanak, dan saudara yang belum divaksin, silakan diajak vaksin," kata Wakil Wali Kota saat silaturahmi bersama Kader Posyandu dan Kader Kelurahan Siaga.
Pemerintah setempat menargetkan seluruh warga sasaran telah menerima suntikan dosis pertama vaksin pada pertengahan November 2021.
Mengenai capaian vaksinasi yang masuk tertinggi di Indonesia, Wakil Wali Kota menyampaikan itu berkat kerja sama yang kompak semua pemangku kepentingan, dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, swasta, hingga semua masyarakat Batam.
"Semua turun membantu menyukseskan vaksinasi termasuk dari para kader posyandu dan kader kelurahan siaga," kata Wakil Wali Kota.
Baca Juga: Harga Minyak Goreng Mahal di Kepri, Kenaikan Rp3000-Rp5000 per Kg
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat guna memutus mata rantai penularan COVID-19, yaitu mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas dan menghindari kerumunan.
"Semoga pandemi COVID-19 segera selesai dan ekonomi Batam bangkit lagi," kata dia. (antara)
Berita Terkait
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus
-
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Tiga Polisi di Bengkalis Demosi 3 Tahun, Patsus 30 Hari Imbas Kasus Penganiayaan
-
Pemkab Kepulauan Meranti Serahkan SK Pengakuan MHA 3 Komunitas Adat
-
Sepekan Lalu Menimpa Siswa SD Dumai, Kini Dugaan Keracunan MBG Terjadi di Kampar
-
Menu MBG Sup Ayam Diduga Bikin 81 Siswa SMK di Kampar Keracunan
-
Siswa di Kampar Keracunan Massal usai Santap Menu MBG