SuaraRiau.id - Polisi mengamankan tersangka penganiayaan terhadap sesama pengamen jalanan di Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Insiden penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (9/10/2021) lalu usai mereka terlibat cekcok di belakang Halte Genta.
Sejumlah pengamen jalanan ini mabuk-mabukan. Korban bernama Andrew (21), sempat menegur kawannya yang sedang minum-minum tuak.
Karena dalam keadaan mabuk, sejumlah pengamen lainnya langsung memukuli korban hingga babak belur. Korban yang tak berdaya juga terpengaruh minuman keras tersebut terbaring di belakang halte.
"Korban bilang ke kawannya, biasanya kalian ngelem, tumben minum tuak," ujar Kasatreskrim Polresta Barelang Kompol Reza Morandy Tarigan dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Senin (11/10/2021).
Salah satu pelaku juga ada yang sempat mengambil gunting di warung yang tak jauh dari lokasi untuk memotong rambut korban yang saat itu tak berdaya.
"Usai memukuli korban, para pelaku langsung kabur meninggalkan korban sendirian," katanya.
Warga yang melihat korban tergeletak langsung menghubungi pihak keluarga yang rumahnya tak jauh dari lokasi.
Ia dilarikan ke Rumah Sakit Embung Fatimah, namun nahas, korban meninggal.
Satreskrim Presta Barelang langsung melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku. Lima pelaku berhasil diamankan berinisial MJS (19), IW (19), RAG (17), GN (17) dan MY (11).
Polisi juga masih mengejar 3 tersangka lainnya yang telah ditetapkan sebagai DPO yakni R, T dan I yang ikut menganiaya korban hinga tewas.
Para pelaku dijerat dengan pasal 170 ayat 2 ke 3e KUHPidana dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
-
Disperindag Batam Selidiki Alur Pelansir, Sanksi Hukum Menyusul
-
Kesal Paritnya Ditutup Paksa, Pria Ini Tabrak Mobil Warga Pakai Ekskavator
-
Viral Seorang Pria Rekam Aksi Penganiayaan Terhadap Anak Perempuan, Netizen Geram
-
Diabetes, Penyakit Penyerta Penyebab Kematian COVID-19 di Batam
-
Curhat Istri Pria Diduga Aniaya Pedagang Wanita: Hanya Menyudutkan Suami Saya!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih