SuaraRiau.id - Iwan Hendrawan memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Jambi. Pasalnya, ia menilai telah gagal meraih medali emas di PON XX Papua.
"Sebagai bentuk pertanggungjawaban dan kegagalan saya membina dalam memenuhi target meraih tiga medali emas PON XX Papua, saya yang memimpin dan bertanggungjawab di cabang olahraga dayung Jambi menyatakan berhenti dari jabatan Ketua Pengprov PODSI Jambi," kata Iwan, melansir Antara, Minggu (10/10/2021).
Ia mengaku segera mengirimkan surat kepada Sekretaris PB PODSI. Surat itu akan ditembuskan ke Ketua Umum PB PODSI, Gubernur Jambi, serta Kapolda Jambi, Kajati Jambi, dan Danrem 042/Gapu selaku pembina.
Iwan juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Provinsi Jambi, karena cabang dayung gagal menyumbangkan medali emas di PON XX Papua.
"Saya juga minta maaf kepada Gubernur dan Wakil Gubernur, karena gagal memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan untuk meraih prestasi," katanya.
Dirinya berharap, ke depan olahraga dayung Jambi bisa semakin maju. Selain itu, kepengurusan baru nantinya bisa benar-benar mengelola organisasi PODSI Jambi dengan baik.
"Semoga kepengurusan baru nanti bisa tegas mendudukkan fungsi dan tugas pelatih, atlet dan lainnya," tukasnya.
Berita Terkait
-
5 Top Bola Sepekan: Dugaan Sepak Bola Gajah di PON Papua, PSSI Serahkan Masalah ke Panitia
-
Klasemen Perolehan Medali PON Papua 9 Oktober: Jawa Barat Teratas, DKI Turun Peringkat
-
DKI Jakarta Targetkan Ruselli Sumbang Medali Emas Bulu Tangkis PON Papua
-
Ini Kunci Comeback Tim Bulu Tangkis Putra DKI Jakarta di Final PON Papua
-
PON Papua: Pecah Rekor, Nurul Fajar Raih Emas Nomor 200 Meter Gaya Punggung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro