Eko Faizin
Deklarasi Partai Ummat yang digelar secara daring lewat channel Youtube Amien Rais Official, Kamis (29/4/2021)

SuaraRiau.id - Partai Ummat masih terbilang masih muda, namun sejumlah tokoh mengundurkan jadi kader. Terbaru, Neno Warisman juga ikut keluar pada 2 Oktober lalu.

Partai yang didirikan Amien Rais tersebut mulai ditinggalkan kadernya sejak 29 April lalu. Publik pun bertanya-tanya ada apa gerangan dengan Partai Ummat?

Keluarnya beberapa kader loyalitas Partai Ummat mendapat perhatian dari Politisi Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago yang menurutnya pasti ada sejumlah hal penyertanya, apalagi politik terkenal dinamis.

Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago. (Suara.com/Ria Rizki).

Irma Chaniago pun membaca kemungkinan hal yang membuat partai ini layu sebelum berkembang adalah soal ketokohan.

Sebab ketokohan tentu jadi pertimbangan orang untuk bergabung. Belakangan, Amien Rais sendiri dianggap bermasalah dengan sepak terjangnya.

“Kalau dilihat dari hal kekuasaan jelas saat ini partai-partai yang baru-baru muncul ini kan belum punya kekuasaan. Nah kemudian jadi pertimbangan sekelompok orang apakah mereka mau gabung atau tidak,” kata Irma dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (7/10/2021).

Faktor berikutnya, lanjut Irma, diduga ada hal berkaitan dengan finansial di tubuh Partai Ummat.

Ia pun menyadari bahwa mendirikan partai itu memang tak mudah. Sebab begitu banyak parpol hadir tapi tak bisa masuk ke Senayan.

“Sebab orang berpikir dua-tiga kali masuk partai yang kemungkinan elektoral thresholdnya kecil. Kecuali paling orang-orang yang mau masuk DPRD Kabupaten, Provinsi, mungkin masih mau bertarung di situ. Tetapi kalau masuk positioning Senayan pasti mikir,” katanya.

Lebih lanjut, ia pun menganalisa terkait popularitas tokoh-tokoh yang bergabung pada sebuah partai, dalam hal ini Ummat.

Komentar