SuaraRiau.id - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam sebuah kesempatan mengingatkan kadernya agar disiplin.
Megawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa jika kader PDIP yang tidak loyal bisa dipecat. Ia menyatakan bisa saja secara langsung memberikan teguran kepada kader yang tak bekerja maksimal.
Megawati menyatakan pihaknya akan memantau semua kegiatan partai. Menurutnya, teguran pertama yakni sanksi ini merupakan yang paling ringan.
“Saya bisa sebenarnya memberikan langsung teguran, tetapi menurut saya kalo sudah berlebihan, sudah kelewatan, sebagai Ketum kalian baru saya memberikan sanksi,” ujar Megawati pada Kamis (30/9/2021) dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.
Namun, kata dia, jika setelah diberi teguran kader yang bersangkutan masih belum mau mendengarkan, maka partai akan menjatuhkan sanksi peringatan.
“Kalau sudah diberi peringatan sama saja tetap nggak mau menjalankan disiplin partai, akhirnya dinaikkan, yaitu dinonaktifkan dari penugasannya,” tegas Megawati.
Lebih lanjut, Megawati juga menyatakan bahwa sanksi itu pasti diberikan kepada kader yang tidak loyal.
Karena itu, menurutnya, disarankan jika kader tersebut sudah tidak loyal, maka sebaiknya langsung mengundurkan diri.
“Yang paling tinggi adalah (sanksi) pemecatan. Itu sudah pasti dilakukan bagi mereka yang tidak loyal pada partai. Jadi saya selaku di dalam, baik rapat atau pertemuan, saya selalu mengatakan kalau tidak cocok ikut PDIP, sebaiknya segera saja mundur, menyerahkan KTA (kartu tanda anggota),” tutur Megawati.
Megawati lalu mengingatkan tentang sanksi terberat yaitu pemecatan. Jadi kan lebih baik begitu, kalau mundur masih lebih terhormat ketimbang dipecat.
Berita Terkait
-
Dipimpin Megawati, PDIP Doa Bersama untuk Almarhum Sabam Sirait
-
Megawati Yakin Banyak Orang Belum Mengerti Vaksin Bukan Obat
-
Terungkap, Suami Megawati Sumbang Masjid Sriwijaya Rp25 Juta per Bulan selama 2 Tahun
-
Megawati Perintahkan Kepala Daerah PDIP Siapkan Jalur Evakuasi Bencana
-
Megawati Ungkap Ihwal Selalu Ucap Salam Pancasila dan Merdeka Tiap Pidato Politik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
DBH Sawit 4 Persen, Riau Harus Prioritaskan Bangun Jalan dan Jembatan
-
3 Hatchback Hyundai Bekas Budget 50 Jutaan, Bagasi Lapang dan Fungsional
-
Bus Tujuan Pekanbaru Terbakar Tabrakan dengan Truk Tangki, 16 Orang Tewas
-
5 Hatchback Bekas 50 Jutaan Layak Dipertimbangkan: Nyaman dan Stabil!
-
Saksi Sebut Abdul Wahid Bertindak Sesuai Aturan: Beliau Selesaikan Tanggung Jawab