SuaraRiau.id - Ribuan UMKM di Provinsi Riau terdampak Pandemi Covid-19. Kondisi mereka perlu dipulihkan seiring dengan meredanya kasus pagebluk Virus Corona tersebut.
Agar UMKM pulih, butuh berbagai strategi dari pemerintah setempat, salah satunya menggulirkan dana APBN hingga mencapai Rp 410,03 Miliar bagi sekitar 345.695 UMKM di daerah setempat.
Kemudian, Pemprov Riau juga telah menyusun langkah-langkah untuk membantu masyarakat dalam menghidupkan dan menggerakkan kembali roda perekonomian para pelaku UMKM melalui dua strategi yaitu strategi intervensi dan strategi Garansi.
"Pandemi COVID-19 berdampak ke segala sektor salah satunya sektor ekonomi yang secara signifikan dirasakan oleh para pelaku UMKM. Karena itu para pengusaha muda Indonesia dituntut memahami era adaptasi kebiasaan baru yang akan mempengaruhi pola bisnis," kata Asisten III Setdaprov Riau Syahrial Abdi, seperti dikutip dari Antara, Minggu (26/09/2021).
Dua strategi tersebut yaitu strategi intervensi seperti bahan baku, bahan penolong, peralatan produksi, teknologi, pemasaran dan permodalan sedangkan yang kedua ada strategi garansi terhadap produk UMKM.
Saat ini katanya, jumlah UMKM di Provinsi Riau ini mencapai 263.000 unit. Dari jumlah tersebut sebagian juga terdampak pandemi COVID-19, tentu ini menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak terkait untuk memulihkan kembali sektor UMKM di Riau.
"Dengan terdampaknya sebagian unit UMKM di Provinsi Riau ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita untuk memulihkan kembali sebagian sektor UMKM di Provinsi Riau, dan dengan menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Riau diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan perekonomian dan juga bisa membangun serta memulihkan peran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Provinsi Riau," katanya.
"Kami berharap bekerjasama dengan HIPMI Riau ini dapat meningkatkan perekonomian dan bisa membangun peran UMKM di Riau ini," katanya.
Ia membahkan, dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Riau, Pemrov Riau juga menggulirkan bantuan dari APBD Riau sebanyak Rp 24,99 miliar kepada Pelaku Usaha Mikro. ANTARA
Baca Juga: Duh! Terdapat 92 Titik Panas di Sumatera, Riau Ada 16 Titik
Berita Terkait
-
Duh! Terdapat 92 Titik Panas di Sumatera, Riau Ada 16 Titik
-
Akhir Pekan, Awas Hujan Deras Disertai Kilat dan Angin Berpotensi Guyur Riau
-
Gelar Marketing Fest, Exabytes Bantu UMKM Tingkatkan Keterampilan Pemasaran Digital
-
Bantu Tumpas KKB, 1 Peletop Brimob Polda Riau Diterbangkan ke Papua
-
BRI Perkuat Ketahanan Ekonomi melalui Pemberdayaan Ekosistem Bisnis Klaster
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
SF Hariyanto Putar Otak Hadapi Kebocoran PAD, Tunda Bayar hingga Galian C
-
Tes Urine Serentak, 3 Anggota Polda Riau Ketahuan Positif Narkoba
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Selasa 24 Februari 2026
-
Petugas Kebersihan Kantor Gubernur Riau Dikabarkan Belum Gajian 2 Bulan