SuaraRiau.id - Podcaster Deddy Corbuzier belakangan menjadi sorotan usai kedapatan mengomentari video santri tutup telinga saat dengar musik di lokasi vaksinasi yang diunggah Diaz Hendropriyono.
Mantan pesulap itu terseret polemik komentar yang disebut-sebut netizen telah mengolok-olok santri.
Warganet menilai Deddy Corbuzier memberikan komentar nyinyir soal santri penghafal Alquran yang menutup telinga saat mendengar musik.
Gara-gara itu, seruan boikot atau unsubscribe akun YouTube Deddy Corbuzier menggema di media sosial.
Bahkan sebagian netizen ada yang menyerukan boikot alias unsubscribe akun YouTube Deddy Corbuzier. Salah satunya datang dari akun Sutan Mangara Harahap. "Ayo Beramai - Ramai !!!,".
Warganet bahkan menyertakan sebuah meme senada dengan narasi "BUAT SELURUH UMAT MUSLIM AYO UNSUBSCRIBE!!! ATAU BERHENTI MENGIKUTI SI BOTAK YANG NYINYIR PADA HAFIZ AL QURAN," tulisnya.
Hingga malam ini, unggahan itu pun sudah dibagikan oleh 1,604 orang, dan disukai 4.762 akun.
Untuk diketahui, Deddy Corbuzier dihujat netizen usai mengomentari unggahan Stafsus Presiden Joko Widodo (Jokowi) Diaz Hendropriyono.
Dalam unggahannya, Diaz melalui akun media sosialnya mengunggah video santri yang tengah mengantre vaksinasi dan sontak menutup telinga ketika mendengar musik.
"Sementara itu….. Kasian, dari kecil sudah diberikan pendidikan yang salah. There’s nothing wrong to have a bit of fun!!," tulis Diaz dalam kolom keterangan unggahannya Senin, 13 September 2021.
Deddy Corbuzier pun tiba-tiba memberikan komentar atas unggahan Diaz. "Mungkin mereka lagi pakai airpod... Terganggu.. Ye kaaaan," begitu tulis Deddy seperti dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com.
Pernyataan dua tokoh itu akhirnya mendapat sorotan dari warganet di Twitter. Hingga kini, nama keduanya masih hangat dibicarakan.
Berita Terkait
-
Datang ke Podcast Deddy Corbuzier, Susi Pudjiastuti Ajukan Syarat
-
Tentang Musik dan Santri Tutup Telinga, Gus Baha Kisahkan Nabi Muhammad SAW
-
Viral Video Santri Tutup Kuping saat Ada Musik, Putri Gus Dur: Bukan Indikator Radikal
-
Diduga Sindir Santri Lagi, Diaz Hendropriyono Disentil Politisi Partai Ummat
-
Soal Santri Tutup Kuping, Sujiwo Tejo Sentil Orang Ngaku Demokratis tapi Ngejek
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho
-
Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah
-
ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru
-
Karhutla Riau Capai 20.691 Hektare, Bengkalis dan Pelalawan Penyumbang Terbesar
-
Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor Unri Periode 2026-2030