SuaraRiau.id - Seorang dokter di Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) ditangkap polisi terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu, Selasa (7/9/2021) lalu.
Oknum dokter pakai sabu berinisial R itu digerebek Satresnarkoba Polres Bintan di di kediamannya Kelurahan Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara.
Dari pemeriksaan urine, R terbukti positif amphetamine. oknum Dokter R selama ini bertugas di puskesmas setempat dari pemeriksaan pemeriksaan urine, terbukti positif amphetamine.
Menurut Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono, Dokter R masih berstatus tenaga kontrak.
"Tenaga kesehatan itu ditahan di sel selama 3 hari. Itu dilakukan sesuai aturan yaitu 3x24 jam. Kami menahan terduga pelaku untuk proses pengembangan kasus," ujar Tidar kepada Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (10/9/2021).
Tidak ada perlawanan saat R diamankan. Polisi langsung melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di rumahnya. Di sana tidak ditemukan narkoba, namun didapati barang bukti alat isap sabu.
"Selama 3 hari (ditahan) itu juga kita melakukan penyelidikan, namun tetap tidak mendapati bukti kuat yang mengarah ke pengedar. Yang bersangkutan hanya sebagai pemakai," jelasnya.
Tersangka sendiri sudah mengakui jika ia mengkonsumsi sabu-sabu sejak Januari 2021. Bahkan sebelum ditangkap dia juga baru selesai menggunakan narkoba.
Oknum Dokter R dianggap koorperatif dan memohon untuk direhabilitasi. Atas rekomendasi pihak keluarga maka kepolisian menyetujui ia tak ditahan dan wajib menjalani rehabilitasi.
"Dua hari lalu diserahkan ke BNN Tanjungpinang karena tenaga medis itu akan menjalani rehabilitas," katanya.
Kapolres mengatakan pihaknya sedang mendalami kasus ini. Begitu juga terkait dari mana yang bersangkutan mendapatkan narkoba tersebut dan motifnya memakai narkoba.
Berita Terkait
-
9 Saksi Tewasnya 2 Fotografer di Wisata Mangrove Bintan Diperiksa Polisi
-
Jatuh ke Sungai saat Selfie, 2 Fotografer Tenggelam di Wisata Mangrove Bintan
-
Dua Fotografer Tewas Tenggelam saat Syuting di Wisata Mangrove Bintan
-
Hari Ini, KPK Periksa Bobby Terkait Kasus Suap Bupati Bintan Apri Sujadi
-
Fakta Baru: Coki Pardede Ternyata Konsumsi Sabu dengan Cara Disuntik
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali
-
Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik
-
Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota
-
Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik