SuaraRiau.id - Innalilahi wainnailaihi rojiun. Seorang imam masjid meninggal dunia saat memberikan khutbah Jumat pada Jumat (27/8/2021).
Imam Besar Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu, H Puad Muzakar Siregar meninggal saat khutbah salat Jumat.
Salah satu sahabat almarhum di Kementerian Agama Kota Bengkulu Aliwarman menyebutkan bahwa dirinya sangat kehilangan sosok imam masjid tersebut. Mendiang Puad dikenal ulama hebat yang disegani di daerah tersebut.
Almarhum dikenal sebagai orang yang hebat, baik, periang, dan penghafal Alquran 30 juz dan meninggalnya almarhum sangat mengagetkan seluruh jamaah di Masjid Raya Baitul Izzah.
"Almarhum sangat baik dan periang, kebetulan saya satu kamar waktu sama-sama prajabatan dulu, jadi saya tau betul bagaimana almarhum dan sepak terjangnya selama ini kini menjadi ulama hebat imam masjid Raya Baitul Izzah," ujar Aliwarman seperti yang dikutip dari Antara, Jumat (27/8/2021).
Dengan meninggalnya almarhum di hari Jumat dan saat menjadi khatib imam salat Jumat, diyakini meninggal khusnul qotimah dan surga Allah SWT menanti Imam Masjid Puad.
Kronologis berawal dari almarhum yang ketika jeda ceramah imam besar Masjid Raya Bengkulu Ustaz Puad Muzakar Siregar tidak bangkit dari kursi mimbar khatib.
Cukup lama jamaah menunggu imam besar ini bangkit dari kursi, dan memimpin pembacaan doa sebelum salat.
Tepat pukul 12.55 WIB seorang pengurus masjid KH Zainawi Yazid bersama sahabat yang lain mendekat dan memeriksa almarhum ternyata almarhum sudah dalam kondisi lemah.
Jamaah hanya melihat para pengurus masjid memapahnya ke kamar samping ruang imam dan ibadah salat Jumat kemudian dilanjutkan dengan khotib pengganti yaituH Rusli M Yakub.
Usai shalat Jum'at, pengurus masjid raya mengumumkan bahwa Imam Besar Puad Muzakar telah meninggal dunia.
Untuk diketahui almarhum merupakan ASN Kemenag Bengkulu dan jabatan sebagai Penghulu Muda di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.
Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di usia 42 tahun, almarhum disalatkan di Masjid Raya Baitul Izzah,dan dimakamkan di TPU Tapak Jedah setelah Salat Asar.
Sebelum meninggal dunia, almarhum sempat menulis buku dengan judul "Peran Fatwa MUI dalam Pembaruan Hukum Keluarga Islam, studi perseptif Siyasah Syar'iyyah". (Antara)
Berita Terkait
-
Jadi Sorotan, Ini Foto Raffi Ahmad Bareng Imam Masjid Hagia Sophia
-
Uni Emirat Cari Lowongan Imam Masjid untuk Warga Indonesia, Ini Syaratnya
-
Lowongan Imam Masjid di Uni Emirat Arab untuk WNI, Simak 12 Syaratnya
-
Lowongan Imam Masjid di Uni Emirat Arab untuk Warga Indonesia, Cek Syaratnya!
-
Imam Masjid New York Geram Muhammad Kece Hina Rasulullah: Setan Manusia!
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Melihat Lebih Dekat Teknologi Pembakaran Sampah Jadi Listrik di Tiongkok
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing