SuaraRiau.id - Kasus sumbangan fiktif Rp 2 triliun dari keluarga alhamrhum Akidi Tio beberapa waktu lalu menghebohkan publik. Bahkan bisa dibilang seluruh Indonesia tertipu dengan donasi dengan angka fantastis tersebut.
Anak Akidi Tio, Heriyanti kemudian diperiksa Polda Sumatera Selatan (Sumsel) lantaran sumbangan tersebut tak kunjung cair. Akhirnya ketahuan bahwa sumbangan tersebut tak pernah ada.
Heriyanti tarnyata sebelumnya pernah tersangkut masalah hukum. Ia dilaporkan koleganya terkait sebuah proyek pengadaan di Istana Negara.
Tak hanya soal itu, anak bungsu Akidi Tio tersebut juga disebut gemar memberi janji manis. Hal tersebut diungkap penjaga makam Akidi Tio.
Ternyata, sebelum berjanji akan memberikan sumbangan Rp 2 triliun itu, rupanya Heriyanti lebih awal menghubungi petugas penjaga makam Akidi Tio.
Penjaga makam Akidi Tio yang bernama Sulaiman itu dijanjikan diberikan uang dan beberapa hal menguntungkan lainnya.
Namun, ternyata sudah setahun terakhir atau tepatnya sejak tahun 2020 lalu Heriyanti tak membayarkan gaji penjaga makam Akidi Tio yang sebesar Rp 2,5 juta per tahunnya.
Tak hanya itu, anak bungsu Akidi Tio itu mengaku akan memberikan pakaian dan sembako kepada penjaga makam yang ada di TPU Talang Kerikil Jalan Gotong Royong III Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang, Sumatera Selatan.
“Sudah dari tahun kemarin sama yang tahun ini belum dibayar,” ujar Sulaiman disitat dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Kamis (12/8/2021).
“Bu Heriyanti sempat janji katanya mau bayar waktu sebelum ada yang viral (sumbangan dua triliun) ini.” sambungnya.
Sayangnya janji itu hanyalah ucapan belaka. Sebab, hingga saat ini apa yang dijanjikan Heriyanti tak satu pun ada yang terealisasi.
“Bulan April ibu Heriyanti bilang begitu janjinya. Sempat menjanjikan uang beras dan pakaian, tapi sampai sekarang belum ada.” tutur Sulaiman.
Ia pun mengaku terkejut atas viralnya kasus sumbangan fiktif dua triliun rupiah yang dilakukan oleh Heriyanti. Ia pun mengatakan, nomor ponsel anak bungsu Akidi Tio itu bahkan tak bisa dihubungi.
“Tapi sekarang malah nomor dia sudah tidak aktif lagi.” kata Sulaiman.
Dalam kesempatan itu, Sulaiman juga mengungkap sikap Heriyanti yang terkesan minta diistimewakan ketika berziarah ke makam Akidi Tio.
Berita Terkait
-
From Hero To Zero, Anak Akidi Tio Bakal Dijemput Paksa dalam Kasus Penipuan Rp 2,3 Miliar?
-
Anak Akidi Tio Terlapor Kasus Utang Rp 2,3 Miliar, Polisi Akan Jemput Paksa?
-
Anak Akidi Tio Resmi Dipolisikan Kasus Utang Rp 2,3 Miliar, Polisi Diminta Gerak Cepat
-
Ogah Umbar Hasil Pemeriksaan Kapolda Sumsel soal Donasi Fiktif, Mabes Polri Tutupi Kasus?
-
Anak Akidi Tio Lainnya, Tak Mengetahui Ayahnya Punya Aset di Singapura
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Tentang Tiongkok, Sosialisme yang Mengabdi kepada Rakyat
-
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Abdul Wahid Dituntut Lebih Berat, Jaksa KPK Beberkan Alasannya
-
Program AURA BRI Peduli Perkuat Usaha Kelompok Wanita Pengolah Pala di Bogor