SuaraRiau.id - Pemerintah memperpanjang PPKM Level 4 Luar Jawa dan Bali hingga 23 Agustus mendatang. Pekanbaru masuk dalam 45 daerah yang menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas warga tersebut.
Diterapkannya kembali PPKM itu membuat ratusan pedagang Sukaramai Trade Center (STC) Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau menggelar aksi.
Para pedagang mengibarkan bendera putih dan membentang spanduk di depan gedung pusat perbelanjaan tersebut.
Seorang pedagang di STC, Fathoni menyebut bahwa aksi pengibaran bendera putih dilakukan karena dampak perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Pekanbaru.
“Karena PPKM ini kami disuruh tutup, jadi kami mau makan apa, jadi aksi ini kami bentuk untuk memberikan keprihatinan kepada kami para pedagang,” katanya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (10/8/2021).
Fathoni menambahkan, pemerintah tidak memikirkan nasib para pedagang karena memperpanjang PPKM hingga tanggal 26 Agustus 2021.
“Kalau PPKM diperpanjang terus kami nya bagaimana, ini tida ada solusi kami ditinggalin begitu saja,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak kepolisian kemudian tiba di lokasi guna menghindari terjadinya kerumunan. Sejumlah bendera putih kemudian dicopot oleh petugas yang datang ke lokasi.
Kapolsek Pekanbaru Kota, AKP Josina Lambiombir mengatakan, pembubaran ini dilakukan karena Kota Pekanbaru masih dalam tahap PPKM Level 4.
"Itu tidak boleh berkerumun. Jangan sampai mengundang klaster baru. Disini kita bertugas memutus mata rantai di Kota Pekanbaru," terang Josina.
Ia mengingatkan masyarakat agar tak membuat kerumunan. Kalau ada aspirasi, kata dia, lebih baik disampaikan secara tertulis.
Menurut Kapolsek berkerumun tidak menyelesaikan masalah tapi menambah masalah baru.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Larang Berdagang, Satpol PP DKI Jelaskan Aturan Zona Steril di Bundaran HI
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Sehari Hanya Dapat Rp8.000, Perjuangan Nenek 75 Tahun Gendong Anak Angkat Difabel Bikin Mewek
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Giliran Ikatan Keluarga Minang Riau Laporkan Abu Janda ke Polisi
-
Kronologi ASN di Siak Tertipu Batu Merah Delima Bertuah Ratusan Juta Rupiah
-
Fitur Cash Management QLola by BRI Permudah Payroll Perusahaan dalam Skala Besar
-
Pekanbaru Resmi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla hingga 30 November 2026
-
4 Rekomendasi Eyeliner Murah dan Bagus yang Tahan Lama Seharian