SuaraRiau.id - Dinas kenegaraan ke luar negeri (LN) menteri kabinet Jokowi di tengah sebagian wilayah Indonesia menerapkan kebijakan PPKM Darurat menuai sorotan.
Selain Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, ada dua menteri lagi yang juga pergi ke luar negeri yaitu Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan M Lutfi.
Bahlil Lahadalia dan M Lutfi diketahui melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat di tengah kasus Covid-19 di Indonesia yang melonjak.
Pengamat politik Hendri Satrio menanggapi kegiatan menteri yang ke luar negeri tersebut. Hendri pun geleng kepala.
Dirinya mengaku kehabisan kata untuk mengungkap keputusan para menteri Jokowi yang melakukan perjalanan ke luar negeri.
“Biarin aja, daripada di dalam negeri juga nggak ngebantu apa-apa,” kata dia pada Rabu 14 juli 2021, dilansir dari Hops.id--jaringan Suara.com.
Hendri meminta agar para menteri ini lebih memahami nasib rakyat yang ada di tanah air tengah berjuang dan menaati peraturan PPKM.
Bagaimanapun, kata dia, solidaritas sosial harus dikedepankan dalam menghadapi kondisi virus covid-19 ini.
“Mereka kan orang pintar, yang pastinya mereka mengerti apa itu solidaritas kemanusiaan dan sosial kan?” tuturnya.
Di satu sisi, ia mencoba berpikir positif. Di menduga ada pekerjaan yang hendak diselesaikan di Amerika Serikat.
“Mungkin mereka ada kerjaan di luar dan kelihatannya bahagia betul mereka di luar. Mudah-mudahan tujuannya sukses,” tandasnya.
Dua pembantu Presiden Joko Widodo, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Perdagangan M Lutfi pelesiran ke Amerika Serikat.
Dalam foto dan video yang beredar di media sosial, keduanya tampak sumringah dan tidak mengenakan masker.
Sebelumnya, Airlangga Hartarto bertolak ke Singapura untuk kunjungan kerja selama dua hari ke Singapura mulai 13 Juli hingga 14 Juli 2021.
Kondisi ini seolah selaras dengan sang putra Audy Pratama dan istrinya yang bernama Rachel Theresia yang tengah ramai diperbincangkan warganet di twitter lantaran diduga tengah berbulan madu ke Jepang di masa PPKM darurat.
Berita Terkait
-
Heboh Anak Pejabat Honeymoon ke Jepang saat PPKM Darurat, Warganet Murka
-
Anak Menteri Diduga Bulan Madu ke Jepang Saat PPKM, Warganet Pertanyakan Kinerja Bapaknya
-
PPKM Malah Bulan Madu ke Jepang, Kampanye Masker Anak Menteri Ini Disemprot
-
Diduga Pergi ke Jepang Saat PPKM Darurat, Anak Menteri Ini Dihujat Warganet
-
Isu Menteri Pengkhianat Jokowi, Arief Poyuono Ngaku Sudah Kantongi Nama
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar