SuaraRiau.id - Tanaman hias keladi tikus selain untuk mempercantik pemandangan di halaman rumah ternyata mempunyai manfaat obat.
Tanaman famili araceae ini memang sejak lama dijadikan obat herbal dibeberapa negara seperti China, Bangladesh, Bhutan dan negara-negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Melansir Alodokter, di Indonesia, tanaman keladi tikus kerap digunakan sebagai pengobatan alternatif atau jamu yang dipercaya bisa mengobati beragam penyakit, mulai dari batuk, sesak napas, hingga infeksi paru-paru (pneumonia).
Dari sekian banyak penyakit yang diyakini bisa diobati dengan keladi tikus, ada satu penyakit yang terbilang paling mematikan, yaitu kanker. Itulah sebabnya, klaim bahwa keladi tikus dapat mengobati kanker ini cukup fenomenal.
Tanaman hias ini dinamakan keladi tikus lantaran bentuk daun hati dengan ujung yang runcing.
Sedangkan bunganya muncul pada roset akar berbentuk menyerupai eko tikus. Dengan panjang batang kurang lebih 16 cm. Pada bagian kelopak untuk bisa mengenali jenis keladi tikus biasanya memiliki warna kekuningan.
Mengutip laman Ringtimes, saat ini banyak pecinta tanaman baru menyadari manfaat menanam keladi tikus, karena memiliki khasiat yang dipercaya untuk obat.
Berikut ini sederet manfaat tanaman keladi tikus bagi kesehatan tubuh, dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com.
1. Obat Jerawat dan Bisul
Keladi tikus terkandung zat kimia bernama zat hepatoprotector dan immunomodulator yang mampu ngatasi bengkak pada bisul atau jerawat yang disertai nanah dan bermanfaat untuk meredakan rasa nyeri.
Cara menggunakannya sendiri cukup dengan menumbuk daun hingga halus, kemudian tempelkan pada bisul atau jerawat yang mengganggu, hal itu akan membuat pembengkakan segera kempes dan menghilang.
2. Menangkal Radikal Bebas
Lingkungan sekitar kita, tanpa disadari bisa jadi sumber racun bagi tubuh. Racun-racun ini bisa berasal dari mana saja seperti dari polusi, makanan, hingga gaya hidup yang tidak sehat dalam beraktifitas sehari-hari.
Racun atau radikal bebas dari lingkungan ini harus dicegah dengan antioksidan.
Keladi tikus ternyata mengandung beberapa zat bioaktif yang bisa bermanfaat dalam menangkal radikal bebas. Itu mengapa tanaman ini sangat dianjurkan karena ampuh menangkal radikal bebas.
3. Obat Kanker
Tanaman keladi tikus miliki kandungan Riboseme Inactiviting Protein yaitu suatu zat kimia yang dipercaya mampu melawan sel kanker.
Sebuah penelitian dari jurnal medis Universa Medicina, keladi tikus juga mengandung antioksidan tinggi dan zat kurkumin yang memiliki fungsi sebagai antiperadangan. Kedua jenis zat tersebut penting dalam terapi kanker serta untuk pencegahan penyakit mematikan tersebut.
4. Sebagai Antibakteri
Tak hanya memiliki banyak antioksidan, keladi tikus juga memiliki zat antibiotik alami yang bisa mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit seperti flu dan batuk.
Ada dua jenis zat aktif yang berfungsi sebagai antibakteri pada keladi tikus yakni asam laurat yang berfungsi untuk menghalau bakteri masuk ke dalam tubuh dan asam kaprat yang berfungsi untuk membunuh bakteri yang telah masuk ke dalam tubuh.
5. Menyembuhkan Iritasi Dinding Lambung
Menurut penelitian dari Universita Malaya, Kuala Lumpur, dan Cyberjaya University College of Medical Science, Selangor, membuktikan bahwa ekstrak daun keladi tikus bisa melindungi mukosa dalam lambung dari penyebab iritasi pada dinding lambung yang dipicu oleh zat ethanol.
Untuk mendapat manfaat ini, Sobat Agri bisa mengkonsumsinya secara langsung atau dicampur dengan berbagai bahan campuran alami yang juga memiliki manfaat sebagai antikanker seperti kunyit putih dan daun sirsak.
Berita Terkait
-
Benarkah Makan Oatmeal Baik Untuk Penyembuhan Kanker?
-
Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami, Pakai Masker dengan 4 Bahan Ini
-
Obat Kanker Bisa Mencegah Covid-19 Makin Parah, Apa Itu?
-
Ilmuwan Israel Temukan Obat Covid-19 yang 96 Persen Efektif
-
Video di TikTok Bikin Nangis, Perempuan Berjerawat Itu Kini Berwajah Mulus
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Tutup Tahun 2025, BRI Cetak Laba Rp57,132 Triliun dan Komitmen Dukung Asta Cita Pemerintah
-
Wanita 65 Tahun di Tualang Siak Tewas Dihabisi Anak Kandung
-
Riau Petroleum Rokan Salurkan Bantuan Safari Ramadan Pemprov di Kampar
-
Mahasiswa Bacok Mahasiswi, UIN Suska: Pelaku Tak Terdeteksi Bawa Kapak ke Kampus
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Kamis 26 Februari 2026