SuaraRiau.id - Fenomena aneh terjadi di Danau Diatas, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Sejumlah ikan mendadak jinak berenang ke tepian.
Akibatnya, warga yang tinggal di pinggir danau tersebut terkejut pun menangkapnya.
"Bayak ikan yang tiba-tiba jinak dan berenang ke pinggir danau sehingga kami sangat mudah menangkapnya," kata warga bernama Khairul Anwar (38) dikutip dari Antara, Kamis (8/7/2021).
Ia mengungkapkan bahwa jenis ikan yang jinak tersebut, yakni ikan tawes (Barbonymus gonionotus) Bleeker atau biasanya dikenal oleh warga di sana ikan catue.
Warga melihat ikan itu mulai berenang ke pinggir danau sejak beberapa hari yang lalu. Bahkan kemarin banyak warga yang memanfaatkan momen itu dan menangkap ikan tersebut untuk dibawa pulang.
Anwar menyebut bahwa dirinya tidak tahu persis penyebab ikan itu ke luar dari dasar danau.
Ia juga mengaku baru pertama kali melihat ikan di danau itu yang tiba-tiba jinak dan mudah ditangkap.
"Kalau akibat keracunan, saya rasa tidak mungkin. Kalau akibat keracunan tentu semua ikan di danau pusing dan mati, tetapi cuma ikan minyak atau ikan catue. Sedangkan ikan yang lain tidak," kata dia.
Ia juga mengatakan saat ini tidak begitu banyak ikan yang muncul karena sudah banyak ditangkap warga.
"Namun beberapa ikan masih ada yang muncul ke pinggir danau," ujar dia.
Selain itu, warga lainnya Susanti (32) mengatakan beberapa waktu lalu ia sempat melihat peristiwa air danau berputar dan naik-turun di pinggir air Danau Diatas.
"Setelah kejadian itu banyak ikan yang tiba-tiba jinak, mungkin ikan tersebut pusing akibat putaran air itu, saya juga bingung," kata dia.
Ia juga mengatakan saat ini ikan yang berenang di pinggir danau tidak sebanyak yang kemarin.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok, Admaizon mengatakan saat ini pihaknya telah menurunkan petugas untuk meninjau langsung ke lapangan.
"Kami sedang mengidentifikasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait, serta memberikan sampel ikan untuk diselidiki penyebabnya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Tegas! Bupati Solok Desak Pemakai Aset Negara Bayar Sewa, Termasuk Kampus UMMY Solok
-
Soroti Kisruh Andre Rosiade Vs Bupati Solok, Pengamat: Emosional Tak Selesaikan Masalah
-
Sempat Kabur, Pelaku Pembunuhan di Padang Ditembak di Kabupaten Solok
-
Bisnisnya Disorot, Bupati Solok Sebut Andre Rosiade Dungu dan Iri dengan Popularitasnya
-
Sentil Bongkar Muat Pelindo II, Andre Rosiade Sebut Perusahaan Bupati Solok 'Anak Emas'
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro