SuaraRiau.id - Dua gadis kembar akhirnya dipertemukan lewat kejadian tak sengaja. Yang mencengangkan keduanya bertemu setelah 19 tahun terpisah dari bayi.
Diceritakan pada tahun 2001, tiga bayi termasuk sepasang bayi kembar yang lahir di sebuah rumah sakit di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia.
Mereka dipindahkan karena dugaan kelalaian staf rumah sakit. Namun, kesalahan ini baru terungkap belasan tahun kemudian.
Kejadian itu terungkap setelah Adryani Iwani Ibeni Yanin, sekarang berusia 20 tahun, menghadiri kamp motivasi antarsekolah ketika dia berada di Form Empat.
Kala itu, ia bertemu dengan siswa dari sekolah lain yang mengatakan bahwa dia mirip dengan teman mereka, Noratirah Husin.
Melansir Kantor Berita Bernama, mereka kemudian terkejut melihat Adryani dan Noratirah terlihat sangat identik.
“Saya meminta foto Noratirah dan mereka membagikan akun Instagramnya kepada saya.” kata dia dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (30/6/2021).
“Saya memberi tahu saudara kembar saya tentang hal itu dan dia setuju bahwa Noratirah dan saya terlihat sama, tetapi ketika saya memberi tahu ibu saya tentang hal itu, dia mengabaikannya. Jadi, saya biarkan saja dan menganggap kemiripan kami hanya sebagai merupakan kebetulan,” sambung Adryani.
Namun, sudah takdirnya, Adryani dan Noratirah akhirnya bertatap muka untuk pertama kalinya di Jom Masuk U’ Carnival di Kota Bharu pada Maret 2019.
Kedua gadis itu terpukau oleh kesamaan yang mendasari fitur wajah dan struktur tubuh mereka. Adryani terdorong untuk mencari kebenaran ketika temannya memberi tahu dia bahwa dia memiliki tanggal lahir yang sama dengan Noratirah.
“Hal ini membuat Noratirah menghubungi saya melalui Instagram dan sejak itu, kami mendiskusikan banyak hal dan menemukan bahwa ada terlalu banyak kesamaan di antara kami untuk dianggap sebagai suatu kebetulan. Jadi, kami memutuskan untuk melakukan tes DNA.” ujarnya.
Keduanya pun akhirnya melakukan tes DNA usai mendapat persetujuan orangtua. Mereka tes DNA di Rumah Sakit Universiti Sains Malaysia (HUSM) Kubang Kerian, Kelantan, untuk mengungkap misteri tersebut.
Hasilnya menemukan bahwa Noratirah dan Adryani adalah saudara kembar 99,99%!
Diungkapkan pula bahwa Adryana Iwani yang tercatat sebagai saudara kembar Adryani sebenarnya adalah putri kandung dari Husin Omar dan Rahmah Isa, yang meninggal dunia pada tahun 2018 lalu.
Selama 19 tahun terakhir, Adryani dan Adryana Iwani hidup sebagai anak kembar yang tidak identik.
Berita Terkait
-
Viral Mahasiswa Tak Hadir Kelas Online, Ternyata Urus Kambing yang Melahirkan
-
Jarang yang Tahu, Perbedaan Bahasa Melayu dan Bahasa Melayu Pontianak
-
Sebuah Ambulans Ditabrak Sedan, Dua Bayi di Dalamnya Selamat Tanpa Luka
-
Gadis Cantik Asal Pamijahan Bogor Hilang Misterius, Terakhir Sama Pacarnya
-
Viral! Keciduk Bermesraan dengan Suami Orang, Gadis Cantik Ini Diburu Netizen
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tak Ada Lawan, Agung Nugroho Kembali Jadi Ketua Demokrat Riau
-
Prakiraan Cuaca Wilayah Pekanbaru dan Kota Lain di Indonesia Hari Ini
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
Dari Sabang hingga Merauke, Pendampingan PNM Jadi Ruang Tumbuh Usaha Ibu-Ibu Prasejahtera