SuaraRiau.id - Produsen otomotif Honda berhasil mengembangkan airbag untuk sepeda motornya. Honda menjadi satu-satunya pembuat motor yang dilengkapi kantong udara keselamatan.
Sebelumnya, airbag sudah disematkan pada 2006 untuk model motor termahalnya yakni Honda Goldwing.
Sebentar lagi, perangkat keamanan berupa kantong udara keselamatan itu akan digunakan untuk skuter matik seperti Honda PCX.
Produsen berlogo sayap kepak tersebut saat ini masih terus mengembangkan model airbag yang akan digunakan pada model skuter matik yang akan dilengkapi perangkat keamanan untuk sepeda motor.
Namun saat ini airbag yang akan digunakan masih dalam pengajuan paten untuk kemudian nantinya masuk dalam produksi sebelum disematkan pada jajaran model motor matik Honda.
Sementara itu, dari bocoran gambar paten yang diajukan Honda terkait airbag yang akan digunakan pada jajaran model motor matik, tampak gambar desain motor PCX yang menjadi platform dari paten airbag.
Salah satu model skuter matik yang akan mendapatkan airbag diperkirakan model PCX sebagai skuter matik kelas menengah bawah.
Mengutip Hops.id--jaringan Suara.com, dalam gambar paten terlihat Honda PCX yang akan menjadi model penggunaan airbag, perangkat keamanan ini akan keluar dari bagian depan yang terdapat di bagian stang.
Belum diketahui bagaimana sistem airbag PCX ini bekerja untuk memberikan perlindungan kepada pengendara saat terjadi tabrakan.
Namun kinerja airbag tentu akan didukung menggunakan teknologi sensor deteksi yang terpasang pada sepeda motor guna membaca kondisi dan pergerakan kendaraan agar airbag tidak mudah mengembang dalam kondisi tertentu.
Dengan adanya perangkat airbag yang akan menjadi standar keamanan Honda menjadi angina segar bagi konsumen Honda di tengah melonjaknya pasar skuter matik di banyak negara utama Indonesia.
Honda sendiri mengembangkan teknologi airbag khusus untuk sepeda motor tak lepas dari tingginya angka kecelakaan yang terjadi pada 2003, dimana 68 persen pengendara mengalami cedera serius saat tabrakan terjadi.
Alasan itulah membuat produsen Honda berkomitmen mengembangkan airbag pada sepeda motornya untuk meminimalisir cedera yang terjadi pada pengendara ketika terjadi kecelakaan di jalan raya.
Secara keseluruhan sistem airbag yang akan dikembangkan untuk skuter matik dijelaskan keterangan resmi Honda seperti dikutip Motosaigon, akan jauh berbeda dengan airbag pada Goldwing.
Honda akan masih tetap melakukan investasi biaya besar untuk pengembangan biaya airbag pada skuter matik.
Berita Terkait
-
Sosialisasi Transportasi Industri Hijau, PT AHM Pinjamkan Honda PCX Electric kepada BBTPPI
-
Best 5 Oto: Koleksi Mobil Sergio Ramos, Ada Inden Toyota Raize - Daihatsu Rocky
-
Airbag Pengguna Sepeda Motor Dinilai Butuh Penelitian Lebih Lanjut
-
Teknologi Baru untuk Pesepeda: Lampu DIlengkapi Radar hingga Kantong Udara
-
Terkait Airbag Takata, Chevrolet Indonesia Gelar Program Perbaikan Empat Model Mobilnya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Rieche Endah Kini Permudah Transaksi Perbankan Warga Dusun di Sumbawa
-
Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap
-
Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang
-
BRI Fasilitasi Pekerja Migran Indonesia, Remittance Tumbuh 27,7% pada 2026
-
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Milik Warga Siak