SuaraRiau.id - Beredar di media sosial video ceramah Ustaz Alfian Tanjung yang menyinggung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal Covid-19.
Dalam video, menurut Ustaz Alfian Tanjung, Anies Baswedan saat positif Covid-19 tak ke rumah sakit malah isolasi di rumah.
Kata Alfian, hal itu lantaran semua pasien virus corona yang dibawa ke RS pasti meninggal.
Video itu diunggah pegiat media sosial Eko Kuntadhi lewat cuitannya di Twitter, pada Selasa 22 Juni 2021.
Dalam narasi cuitannya, Eko Kuntadhi mengaku kasihan dengan tenaga kesehatan (Nakes) di rumah sakit lantaran isi ceramah Alfian Tanjung tersebut. Sebab, sebut Eko, Alfian dalam ceramahnya itu telah menuding pihak nakes sebagai penyebab orang meninggal.
Padahal para tenaga kesehatan itu sudah mengorbankan nyawa mereka sendiri untuk menolong nyawa pasien Covid-19.
“Nah ini. Penceramah ancor! Kasian nakes dan RS kita, dituding menjadi penyebab orang meninggal. Padahal mereka mengorbankan nyawanya untuk menolong pasien,” cuit Eko Kuntadhi dilansir dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Rabu (23/6/2021).
Di video, Alfian menyebut Anies saat mengetahui adanya gejala positif Covid-19 enggan ke rumah sakit. Ia pun menuding hal itu lantaran semua pasien virus corona yang dibawa ke RS pasti meninggal.
“Anies Baswedan ketika ada gejala positif (Covid-19) dia gak mau ke rumah sakit. Pokoknya semua yang dibawa ke RS judulnya sampai ke liang kubur (meninggal). Tapi kalau di rumah, dominan pulang. Itu fakta loh,” ungkapnya.
Ia pun mengaku tidak sedang menyerang pribadi Anies karena hal yang ia sampaikan itu merupakan fakta.
“Kita tidak sedang menyerang pribadi, tapi ini fakta. Secara physicly, Ustaz Najamudin Ramli, Ustaz Sudarno Hadi, Ustaz Soimin, semua guru-guru kita yang dibawa ke rumah sakit semua selesai (meninggal),” tutur Ustaz Alfian.
Oleh karena itu, Alfian Tanjung menilai seharusnya ada tim investigasi untuk mengungkap fakta tersebut karena apa yang ia sampaikan terkait Anies Baswedan itu bukanlah fitnah.
“Seharusnya ada tim investigasi, bukan saya marah atau memfitnah,” ungkap dia.
Berita Terkait
-
Parah, Jenazah Covid-19 Tergeletak di Depan Rumah Gegara Ini?
-
HUT DKI Jakarta ke-494, Survei Indomatrik Sebut Kinerja Anies Memuaskan
-
Anies Umumkan COVID-19 di Jakarta Lebih Berbahaya: Kemungkinan COVID-19 Varian Baru
-
Soal Jenazah Covid Tergeletak di Tanjung Priok, Ferdinand: Nies, Mundur Sajalah
-
Ustaz Alfian Tanjung Singgung Polri, Soal Pendidikan Khusus dari Partai Komunis China
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
4 Rekomendasi Mobil Kecil Suzuki Bekas untuk Harian, Fungsional dan Efisien
-
4 Mobil Diesel Bekas Paling Efisien Mulai 50 Jutaan, Jagoan Lintas Provinsi
-
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
-
Kakak Beradik asal Sumbar Meninggal usai Terlindas Truk di Kampar
-
Klaim Air Sinkhole di Sumbar Bisa Menyembuhkan, Ternyata Mengandung Bakteri E-Coli