Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Kamis, 17 Juni 2021 | 11:21 WIB
Ilustrasi wanita yang diduga cewek open BO. [Foto Riauonline]

Tak butuh waktu lama, petugas pun langsung mencium perbuatan asusila yang hendak dilakukan oleh sejumlah orang di kos pria tersebut.

Rupanya, tiga dari empat wanita yang berada di lokasi tengah open BO atau menerima panggilan.

"Kamu open BO ya?" tanya Briptu Ade Chintya.

"Iya, kan tadi sudah ditanya," jawabnya.

"Siapa? Yang booking siapa tadi?" tanyanya kembali.

Diketahui, sekali transaksi, kedua wanita itu mengaku berhasil mendapatkan uang hingga Rp 500 ribu. Dalam sehari, Briptu Ade mendapatkan informasi bahwa keduanya bisa menerima pelanggan sebanyak 3 kali.

"Memang kamu dibayar berapa?" tanya Briptu Ade.

"Rp400-500 ribu,"balasnya.

Kelakuan dari kedua wanita yang ada di hadapannya kala itu membuat Briptu Ade murka dan kesal.

Meski baru dua bulan menjalani pekerjaan haram, tindakan dari kedua wanita itu sama sekali tidak dapat dibenarkan oleh Briptu Ade.

Load More