SuaraRiau.id - Sebuah video yang menunjukkan sebuah koin pecahan seribu rupiah bisa menempel di lengan orang usai divaksinasi Covid-19 beredar di media sosial.
Dalam video yang berdurasi 1.27 menit itu, seseorang mengaku suaminya baru divaksin tahap kedua.
Sang istri hanya mau membuktikan kata temannya yang menyatakan bahwa bekas suntikan vaksin Covid-19 mengandung magnet. Ternyata, menempel.
Video serupa namun dengan orang yang berbeda juga banyak beredar di aplikasi percakapan.
Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Pemerintah untuk Program Vaksinasi Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan bahwa vaksin Covid-19 tidak mengandung magnet. Ia menyatakan bahwa isu itu adalah tidak benar alias hoaks.
"Terkait vaksin covid-19 yang mengandung magnet, perlu diketahui bahwa vaksin tidak mengandung magnet," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Jumat (28/5/2021).
Wiku menjelaskan, koin yang ditempelkan di lengan seorang pria dalam video yang viral di media sosial tersebut diduga menempel karena kulitnya berkeringat, bukan akibat daya tarik magnet dalam vaksin Covid-19.
"Koin bisa saja menempel di kulit karena adanya keringat alami dan gaya gesek lainnya sehingga menimbulkan gaya magnet," ucapnya.
Wiku kemudian meminta pada masayrakat untuk tidak menyebarkan atau memproduksi hoaks yang meresahkan publik dan mengganggu program vaksinasi Covid-19 pemerintah.
"Kesalahan kita dalam menyebarkan informasi yang belum dapat diverifikasi sama saja dengan menyebar berita bohong atau hoaks," tegasnya.
Wiku juga meminta masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan pandemi dan vaksinasi Covid-19 melalui kanal resmi pemerintah maupun dari media massa yang terverifikasi.
Berita Terkait
-
Demi Pemulihan Ekonomi, Vaksinasi Covid-19 di Kota Solo Mulai Sasar Mal
-
Suntik Vaksin Covid-19, Wanita Ini Alami 14 Reaksi Anafilaksis dan Meninggal
-
Pertama di Dunia, Rusia Mulai Vaksinasi Covid-19 pada Hewan, Apa Tujuannya?
-
Ibu Hamil Positif Covid-19, Perlukah Anak Divaksinasi Ketika Sudah Lahir?
-
BPOM AS: Kasus Peradangan Jantung Efek Vaksin Covid-19 Jarang Terjadi
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Promo Alfamart 1-15 Mei 2026, Diskon Sunscreen hingga Produk Makeup
-
Klasterisasi Pala Jadi Strategi PNM Perkuat Ekonomi Perempuan Berbasis Potensi Lokal
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
Sawit Mitra Swadaya Riau Melemah, Harganya Turun Jadi Rp3.832 per Kg
-
Kejinya Ibu Tiri di Siak: Anak 6 Tahun Dihantam Kayu, Dilempar Bata hingga Meninggal