SuaraRiau.id - Enam di antara tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau (Kepri) ditetapkan Satgas Penanganan Covid-19 sebagai zona oranye pandemi virus corona jenis baru itu.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah, mengatakan status Karimun, Lingga, dan Anambas baru-baru ini menyusul Tanjungpinang, Batam, dan Bintan sebagai zona oranye atau risiko penularan sedang.
"Sekarang tinggal Natuna yang masih zona kuning," ujar Said dikutip dari Antara, Rabu (12/5/2021).
Lebih lanjut, Said menjelaskan jumlah warga Kepri yang tertular Covid-19 per 11 Mei 2021 bertambah 147 orang sehingga menjadi 12.688 orang.
Pasien baru Covid-19 di Kepri itu tersebar di Batam 47 orang, Tanjungpinang 14 orang, Karimun 15 orang, Bintan 40 orang, Lingga 28 orang, dan Natuna tiga orang.
Total jumlah pasien Covid-19 sejak pandemi Covid-19 di Batam sebanyak 7.816 orang, Tanjungpinang 2.519 orang, Karimun 691 orang, Bintan 1.126 orang, Lingga 145 orang, Natuna 127orang, dan Anambas 264 orang.
Sementara itu, jumlah warga yang sembuh dari Covid-19 bertambah 179 orang sehingga menjadi 10.793 orang, tersebar di Batam 65 orang, Tanjungpinang 77 orang, Karimun 20 orang, Bintan 12 orang, Natuna satu orang, dan Lingga empat orang.
Sedangkan, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kepri bertambah tiga orang sehingga menjadi 282 orang. Ketiga warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 merupakan warga Tanjungpinang.
Jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 1.613 orang, tersebar di Batam 732 orang, Tanjungpinang 364 orang, Karimun 166 orang, Bintan 161 orang, Lingga 71 orang, Natuna 14 orang, dan Anambas 105 orang.
"Kami imbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, terutama selama Idul Fitri," ujar dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Stafsus Gubernur Kepri Dianggap Tak Paham Tugas, Hanya Tiru Kerjaan Humas
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Landa Tanjungpinang Dari Subuh Hingga Petang
-
Ini Daftar Zona Merah di Indonesia yang Dilarang Gelar Salat Id Berjemaah
-
Profil Singkat Wakil Wali Kota Terpilih Tanjungpinang, Endang Abdullah
-
Kasus Covid-19 Melonjak Drastis, Riau Jadi Sorotan Pemerintah
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla
-
Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir
-
Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho
-
Antrean BBM Masih Mengular, Pemprov Riau Klaim Siapkan Sejumlah Langkah
-
ISPA Dominasi 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap di Pekanbaru