SuaraRiau.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat jumlah warga di wilayah itu yang terinfeksi Covid-19 bertambah 105 orang sehingga menjadi 10.942 orang.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, Tengku Said Arif Fadillah, menjelaskan penambahan pasien Covid-19 di wilayahnya terjadi di Batam 65 orang, Tanjungpinang 29 orang, Bintan dua orang, Karimun delapan orang, dan Lingga satu orang.
"Natuna dan Kepulauan Anambas hari ini tidak terjadi penambahan kasus baru Covid-19," kata Said dalam keterangannya, Rabu (28/4/2021).
Arif mengemukakan total jumlah pasien Covid-19 sejak pandemi sampai sekarang di Kepri sejak mencapai 10.942 orang, tersebar di Batam sebanyak 7.155 orang, Tanjungpinang 2.059 orang, Bintan 910 orang, Karimun 477 orang, Lingga 67 orang, Natuna 113 orang, dan Anambas 161 orang.
Jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 bertambah 43 orang sehingga menjadi 9.627 orang. Sebanyak 43 pasien yang sembuh tersebut, tersebar di Batam 18 orang, Tanjungpinang 21 orang, dan Bintan 4 orang.
Sementara total jumlah pasien yang sembuh sejak pandemi Covid-19 di Batam 6.414 orang, Tanjungpinang 1.756 orang, Bintan 781 orang, Karimun 424 orang, Lingga 52 orang, Natuna 91 orang, dan Anambas 109 orang.
Jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah tiga orang sehingga menjadi 260 orang. Tiga pasien yang meninggal dunia itu merupakan warga Batam, Bintan dan Lingga.
Total jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Batam 161 orang, Tanjungpinang 43 orang, Bintan 27 orang, Karimun 20 orang, Lingga empat orang, Natuna tiga orang, dan Anambas dua orang.
Sedangkan jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 1.055 orang, tersebar di Batam 580 orang, Tanjungpinang 260 orang, Bintan 102 orang, Karimun 33 orang, Lingga 11 orang, Natuna 19 orang, dan Anambas 50 orang.
Baca Juga: Tambah 5.241, Kasus Covid-19 Indonesia Tembus Jadi 1.657.035 Orang
"Bintan, Kota Batam dan Tanjungpinang ditetapkan sebagai zona oranye atau risiko sedang penularan Covid-19, sedangkan Karimun, Lingga, Natuna dan Anambas sebagai zona kuning atau risiko penularan rendah," tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Ajudan Abdul Wahid Ditahan usai 'Lawan' KPK dengan Gugatan Rp11 Miliar
-
Sekolah Pekanbaru Dilarang Gelar Perpisahan Mewah di Hotel, Pungutan Diawasi
-
Terseret Dugaan Kasus Pemerasan, Ajudan Abdul Wahid Ditahan KPK
-
6 Fakta Tragedi Siswa SMP Islamic Center Siak Tewas Akibat Ledakan saat Ujian Sains
-
Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid, Tegaskan Komitmen dan Keberpihakan pada Ekonomi Kerakyatan