SuaraRiau.id - Satpol PP Pekanbaru menggelar razia tempat nongkrong di Jalan Soekarno-Hatta tepatnya di samping Jembatan Fly Over Pasar Pagi Arengka, Senin (26/4/2021) dini hari.
Dalam razia tersebut sejumlah muda-mudi diamankan lantaran tengah asik nongkrong padahal sudah larut malam sekitar pukul 01.15 WIB.
Petugas lalu membawa mereka karena tidak memiliki identitas (KTP) serta masih keluyuran tengah malam.
Pantauan Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, salah seorang wanita tersebut ketakutan saat digiring petugas menaiki mobil Patroli.
Wanita tersebut meneteskan air mata sambil menangis terisak-isak bersama dua rekan wanita dan satu teman prianya.
Saat sampai di Markas Satpol PP, Ketiga wanita cantik ini diminta untuk menghubungi orangtua mereka dan dijemput langsung ke Markas Pol PP.
"Telfon orangtua kalian, suruh jemput kesini," ucap salah seorang petugas.
Untuk diketahui, Wali Kota Pekanbaru tidak memperbolehkan pedagang berjualan yang menyediakan makan di tempat setelah pukul 22.00 WIB dan harus take away (bawa pulang).
Tapi kenyataannya mereka masih berkumpul hingga larut malam.
Saat ini Tim Gabungan gencar melakukan Operasi Yustisi Penerapan Protokol Kesehatan di Pekanbaru.
Operasi ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 yang terus meningkat di Provinsi Riau.
Berita Terkait
-
Viral Satpol PP Jadi Maling Rokok saat Razia di Pasar Kabupaten Aceh Utara
-
Sudah Puluhan Tahun Makan Badan Jalan, Kenapa PKL Taman Kemang Belum Ditertibkan?
-
Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis
-
Klaim Ahli Waris Ditolak, 15 Bangunan di Bantaran Kali Cengkareng Dibongkar
-
Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Wali Kota Ingin Cepat Bangun Jembatan Siak V dan Jalan Lingkar Pekanbaru
-
PNM Tumbuhkan Semangat Kemerdekaan dan Masa Depan Keluarga Ultra Mikro
-
Puluhan Warga di Rokan Hulu Diserang Orang Tak Dikenal, Ngaku Diancam Senjata Api