SuaraRiau.id - Beberapa hari belakangan ini, kasus Covid-19 di Riau melonjak. Hari ini saja, Kamis (22/4/2021), peningkatan kasus positif menyentuh angka 419 orang.
Gubernur Riau Syamsuar mengakui terjadi lonjakan kasus harian positif Covid-19. Ia khawatir adanya varian baru virus Covid-19 yang menjadi penyebab peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Riau.
Hal tersebut disampaikan Syamsuar saat rapat koordinasi Penanganan Covid-19 dan Mitigasi Bencana di Provinsi Riau bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo di Gedung Daerah Balai Serindit.
"Berkenaan dengan varian baru, ada kekhawatiran kami di Riau ini dengan sekarang trennya naik, jangan-jangan adanya varian baru," kata Syamsuar dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (22/4/2021).
Lebih lanjut, dirinya mengaku saat ini ada kendala untuk dapat mengetahui varian baru virus corona masih terkendala.
"Tapi sekarang untuk meneliti varian baru ini, kami minta bantuan dokter nanti, gimana sebenarnya melakukan penelitian itu. Kita gak tahu varian baru atau tidak," ujarnya.
Ia menceritakan, varian baru virus corona ini bahkan sudah ada ditemukan di Palembang dan Medan.
"Kenapa begitu, karena kami juga mendengar dari Satgas, varian baru ini sudah ditemukan di Palembang, kalau saya gak salah, dan ada di Medan. Medan dan Palembang inikan hampir sama dengan Riau ini kapan-kapan bisa masuk ke sini, ada di Medan kemarin ada orang ditemukan varian baru," tutur Syamsuar.
Pihaknya saat ini risau dengan terus meningkatnya kasus baru positif Covid-19 di Riau.
"Kami sudah risau, kapanlah masuk ke Riau ini. Jangan-jangan tren naik ini sudah ada varian baru. Sebab, kami lihat Riau belum pernah sampai 400 an kasus, baru beberapa hari ini 400- an kasus. Ini timbul pemikiran kami, apakah ini ada varian baru. Tapi untuk mendeteksi varian baru bagaimana caranya, kami mohon petunjuk untuk ini," ungkap mantan Bupati Siak tersebut.
Berita Terkait
-
Ada Ustaz Sebut Covid-19 Rekayasa Yahudi, Gubernur Riau Lakukan Ini
-
Penularan Covid-19 di Tanjungpinang Makin Cepat, Dampak Varian Baru?
-
Nekat Mudik Lebaran ke Riau, Siap-siap Karantina di Rumah Berhantu
-
Ingat! Hasil Swab Negatif Tak Bisa Jadi Modal Mudik Lebaran
-
Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Ribuan Paket Sembako Didistribusikan BRI bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali
-
Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dianiaya Senjata Tajam
-
Pemerintah Hadir bagi Masyarakat, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus
-
Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya
-
Puluhan Dokter Spesialis di RSUD Siak Ancam Mogok Kerja, Kenapa?