SuaraRiau.id - Kedatangan Bulan Suci Ramadan dinantikan seluruh umat Muslim di dunia termasuk Indonesia. Beberapa hari lagi, bulan puasa itu akan tiba.
Selain sebagai momen introspeksi diri dalam beribadah, pada bulan Ramadan ada kegiatan khas yang berhubungan dengan makanan hingga berbusana.
Sejumlah produsen biasanya menayangkan iklan produknya di televisi sebelum Ramadan tiba. Produsen tersebut menjadikan momen Ramadan untuk mengenalkan produknya kepada khalayak.
Berikut ini beberapa iklan jelang ramadan yang biasanya bermunculan di televisi khususnya di Indonesia. Beberapa produk makanan dan minuman hingga fashion yang sering muncul menjelang bulan puasa, di antaranya sebagai berikut.
1. Iklan Sirup
Produk sirup menjadi salah satu minuman yang selalu ada dalam satu paket sajian buka puasa. Produk ini secara penyajian dianggap mudah dan bisa dipadukan dengan buah-buahan, menjadikan sirup banyak diminati banyak orang.
2. Iklan Obat Maag
Iklan ini ditujukan untuk orang berpuasa namun punya riwayat maag. Mungkin iklan satu ini menjadi pilihan bagi yang sakit maag dan mau tetap puasa.
3. Iklan Minuman Bersoda
Iklan minuman bersoda tampak biasa saja jika tampil di hari biasa. Namun, apabila saat bulan puasa minuman bersoda bertambah menggiurkan. Apalagi jika ditambah dengan es batu.
Selain itu, iklan tersebut juga biasanya menyisipkan makna cerita kebersamaan dalam keluarga dengan ciri khas lagunya.
4. Iklan makanan cepat saji
Tak hanya minuman, iklan makanan cepat saji juga kerap ditampilkan selama bulan puasa, mengingat gaya hidup orang-orang jaman sekarang yang suka praktis.
Produsen biasanya mengiklankan dengan berbagai menu paketan yang menarik. Iklan ini juga biasanya menyisipkan cerita yang inspiratif.
5. Iklan Pasta Gigi
Iklan pasta gigi juga biasanya ditampilkan kelebihan masing-masing saat puasa.
6. Iklan Mie Instan
Iklan mie instan menjadi daftar iklan yang paling sering ditampilkan selama Ramadan. Mie instan hampir seperti makanan pokok bagi sebagian besar orang, apalagi saat ini tersedia dengan berbagai varian rasa.
7. Iklan Sarung dan Alat Salat
Perlengkapan salat menjadi alat utama untuk beribadah. Banyak produsen alat salat juga memanfaatkan momen puasa sebagai ajang mencari keuntungan lebih.
8. Iklan Provider
Iklan provider juga kerap tampil di bulan puasa. Apalagi dengan kondisi pandemi Covid-19 sekarang ini yang hampir semuanya membutuhkan koneksi internet.
Mereka biasanya menawarkan tarif yang berbeda-beda dan juga promo-promo yang ditawarkan.
Berita Terkait
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Niat Puasa Arafah Digabung Qadha Ramadan, Bayar Utang Sekaligus Hapus Dosa 2 Tahun
-
Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
Safrie Ramadan Pacar Jule Minta Maaf Usai Jadikan Anak Na Daehoon Bahan Lelucon Konten Sensitif
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Siswa di Bengkalis Belajar dari Rumah Imbas Udara Tak Sehat Akibat Karhutla
-
Pekanbaru Diguyur Hujan, tapi Masih Diselimuti Kabut Asap
-
Kabut Asap Belum Reda, Siswa Pekanbaru Masih Belajar dari Rumah
-
Pelalawan Naik Status, Jadi Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Karhutla di Riau Berulang, WALHI Singgung Penegakan Hukum ke Korporasi Lemah