Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Selasa, 30 Maret 2021 | 16:36 WIB
Tangkapan layar Tengku Zulkarnain [Instagram/@tengkuzulkarnain.id]

SuaraRiau.id - Penangkapan terduga teroris menjadi perhatian Ustaz Tengku Zulkarnain. Ia menanggapi soal atribut terkait Front Pembela Islam (FPI) yang menjadi barang bukti para pelaku.

Lewat kicauannya di Twitter pribadinya, Tengku Zulkarnain mengomentari artikel bertajuk ‘Baju Bertuliskan FPI Hingga Buku Bergambar Habib Rizieq Disita dalam Penangkapan Terduga Teroris’.

Mantan Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menaruh kecurigaan terhadap barang bukti yang diamankan aparat kepolisian.

Tengku Zul mengungkapkan, barang bukti tersebut tampak seperti sesuatu yang baru saja didapat. Sebagai contoh, pakaian yang ditemukan polisi seperti masih baru dan hanya dipakai sekali lantaran sangat bersih.

“‘Polisi sita baju bertuliskan FPI bergambar Habis Rizieq dan buku buku dari terduga teroris’. Wih, masih baru baru banget. Kayaknya belum pernah dipakai, tuh. Kalau benda lama bagaimana cara menjaganya bisa sebersih itu. Kayak masih baru sekali,” kicau pendakwah tersebut dilansir dari Hops.id--jaringan Suara.com, Selasa (30/3/2021).

Sementara itu, sebelumnya, mantan petinggi organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Bantuan Hukum FPI, Aziz Yanuar ikut angkat bicara terkait adanya atribut FPI yang menjadi barang bukti penangkapan terduga teroris di Condet, Jakarta Timur dan Bekasi, Jawa Barat.

Ia berdalih, atribut FPI semacam itu bisa dibeli dimana-dimana, sehingga tidak heran kalau banyak pihak dapat dengan bebas memilikinya.

“Bisa dibeli di mana-mana, atribut FPI itu bisa dibeli di mana-mana,” kata Aziz.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut soal terduga teroris yang ditangkap apakah merupakan anggota FPI terutama di bidang Jihad, Aziz menegaskan pihkanya tidak mengetahui hal tersebut.

Hanya saja, Aziz mengungkapkan bahwa saat ini FPI saja sudah bubar.

Load More