SuaraRiau.id - Oknum perwira di Polda Riau diduga membawa 1 kilogram sabu saat ditangkap petugas. Namun oknum berpangkat Kompol itu kemudian meninggal dunia.
Kompol ZM diketahui sempat tak sadarkan diri ketika dibawa ke Mako Polda Riau. Ia menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto membenarkan kejadian tersebut. Disampaikannya setelah dilakukan pemeriksaan yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit jantung.
"Dia ada (Kompol ZM) riwayat sakit jantung," ucap Sunarto dilansir dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu, 17 Maret 2021.
Sebelumnya, Satgas Anti Narkoba Polda Riau menangkap seorang oknum perwira polisi berpangkat Kompol dengan barang bukti satu kilogram sabu.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto mengatakan, pelaku inisial ZM ditangkap di Jalan Soekarno Hatta.
“Pelaku ZM dengan barang bukti satu kilogram sabu ditangkap di Jalan Soekarno Hatta pada hari Sabtu, tanggal 13 Maret 2021, pukul 23.00 WIB,” sebut Sunarto.
Ia menambahkan, saat dibawa ke Mapolda Riau untuk pengembangan lebih lanjut, yang bersangkutan tidak sadarkan diri.
“Pelaku tidak sadarkan diri ketika tiba di Mako, dan meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau karena penyakit jantung,” jelasnya.
Saat ini, Polda Riau masih melakukan pengembangan kasus terkait pengungkapan narkoba satu kilogram sabu yang melibatkan mantan Kapolsek Pinrang di Sulawesi Selatan itu.
Kejadian penangkapan perwira di jajaran Polda Riau yang terlibat narkoba juga pernah terjadi di Riau pada Jumat (23/10/2020) silam.
Oknum Kompol berinisial IZ menjabat sebagai Kepala Seksi Identifikasi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau itu diamankan usai kejar-kejaran dengan petugas.
Oknum Kompol tersebut pun akhirnya ditangkap petugas. Ia ditangkap usai ditembak karena berusaha melarikan diri.
Berita Terkait
-
Waduh! Oknum Polisi Tewas Usai Ditangkap Tim Satgas Antinarkoba
-
Bawa 1 Kg Sabu, Polisi Tewas Setelah Ditangkap Petugas Polda Riau
-
Buntut Aksi Koboi Bripda AP, Polda Sumbar Perketat Pemberian Izin Senpi
-
Geger! Istri Oknum Polisi Tewas di Tempat Hiburan Malam, Diduga Over Dosis
-
Fakta Baru Perampokan Toko Perhiasan di Banyuwangi, Oknum Polisi Terlibat
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Selasa 24 Februari 2026
-
Petugas Kebersihan Kantor Gubernur Riau Dikabarkan Belum Gajian 2 Bulan
-
CEK FAKTA: Dana Rp100 T untuk Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Pekanbaru, Senin 23 Februari 2026