SuaraRiau.id - Kisruh di tubuh Partai Demokrat hingga kini masih berlanjut. Polemik partai berlambang mercy tersebut pun hingga kini masih dikomentari banyak kalangan, tak terkecuali Fahri Hamzah.
Dalam sebuah kesempatan, Politisi Partai Gelora itu menyatakan cukup menyayangkan sikap Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko terlibat dalam prahara tersebut.
Menurut Fahri Hamzah, sebaiknya Moeldoko mengundurkan diri jika ingin serius masuk ke dalam kancah perpolitikan nasional. Sebab dimensinya saat ini menjadi lebih komplikasi.
“Ali (Ali Ngabalin) bilang bahwa Moeldoko ambil langkah pribadi, kalau pribadi kan di dalam Istana susah juga. Karena sedikit banyak dia akan menyeret sesuatu yang berbau Istana. Seharusnya kalau saya jadi Moeldoko, lebih baik mengundurkan diri terlebih dahulu baru melakukan itu,” ujar Fahri Hamzah di sebuah diskusi dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Rabu 17 Maret 2021.
Fahri menyebut, sebab KSP adalah jantung Istana, yang tiap harinya selalu harus mengirimkan sinyal baik kepada masyarakat. Sebut saja tentang kerukunan, perdamaian, dan bagaimana secara adab bangsa ini menghadapi krisis.
“Dia jantung Istana kita, seharusnya penjurubicaraan bahkan tidak bahas soal peristiwa ini. Karena sebenarnya yang harus dilakukan mereka bicara krisis, kedisiplinan, social distancing.”
“Ini konflik warga negara, harus ada jalur hukum dan politik,” katanya lagi.
Ia pun berkaca dari kasus prahara dirinya dengan PKS dahulu, menurut dia ketika itu lebih memilih jalur hukum ketimbang jalur politik.
Sebab jalur hukum dianggap lebih tenang, ketimbang berkoar-koar di ruang publik.
Hal itulah yang kemudian coba diterangkan agar siapa tahu kedua kubu di Demokrat menempuh jalur hukum ketimbang politik.
“Saya tak mau (jalur politik). Karena menurut saya, demokrasi adalah pasar ide, saya tinggal tawarkan ide, sampai akhirnya laku,” sebut Fahri.
Berita Terkait
-
Rapat di DPR, Menteri Yasonna Singgung Polemik KLB Demokrat
-
Dampak Buruk Jika KLB Demokrat Tak Diterima: Moeldoko Kehilangan Harga Diri
-
Kisruh Demokrat, Gatot Akui Khawatir Langkah Moeldoko Rusak Citra TNI
-
Moeldoko Dilaporkan ke Bareskrim, Pendiri PD: Tak Ada Hoaks yang Dilakukan
-
Sidang Perdana Jhoni Allen Marbun Gugat AHY Digelar Hari Ini
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Pedagang di Siak Keluhkan Daya Beli Turun, Efek Ekonomi Tak Stabil?
-
BRI Peduli Dorong Aksi Bersih Pantai Kedonganan Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Pegadaian Tegaskan Seluruh Investasi Emas Nasabah Dijamin dan Diaudit Regulator
-
Menteri PKP Apresiasi Kontribusi BRI Percepat Program Perumahan Rakyat
-
Gajah Mati Mengenaskan di Areal RAPP, Kepala Dipenggal dalam Kondisi Duduk