SuaraRiau.id - Tim Saber Pungli Polda Riau melakukan operasi tangkap tangan (OTT) seorang oknum Sekretaris Camat (Sekcam) di Pekanbaru terkait tindak pidana korupsi.
Oknum Sekcam melakukan penyalahgunaan wewenang dalam pelayanan di lingkungan Kantor Desa Sidomulyo Barat Kecamatan Binawidya Kota Pekanbaru.
Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi di Pekanbaru, menyampaikan oknum Sekcam HS diamankan Tim Satgas Saber Pungli Polda Riau yang dipimpin AKP Ario Damar pada Rabu (10/3/2021) pukul 14.30 WIB di Kantor Camat Binawidya.
Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 3 juta di dalam amplop warna putih yang bertuliskan "pengurusan tanah" Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR).
Agung juga menyampaikan bahwa tersangka diduga telah melakukan praktik pungutan liar (pungli) pengurusan surat tanah saat menjabat sebagai Lurah Sidomulyo Barat.
"Pelaku melakukan korupsi dengan memaksa membayar sejumlah uang untuk pengurusan tanah sewaktu dirinya menjabat sebagai Lurah Sidomulyo," ujar Kapolda.
Diketahui, HS saat menjabat sebagai lurah Sidomulyo sejak bulan Februari 2019 hingga Januari 2021, sudah melakukan aktivitas jual beli tanah sebanyak 459 berupa SKGR, AJB dan SKPT.
Kronologis penangkapan berawal dari korban yang sudah memberikan Rp 500 ribu namun ditolak dan diminta menyiapkan dana Rp 3 juta utk menandatangani SKGR yg sudah diregister namun belum ditandatangani pelaku selaku Lurah.
Lalu pada Rabu (10/3/2021) korban menyerahkan dana tersebut kepada pelaku dan tersangka kemudian ditangkap di Kantor Kecamatan Binawidya Pekanbaru.
Perbuatan pelaku masuk kategori Korupsi dengan melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2001, Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Pelaku bakal diancam penjara paling lama 3 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 50 juta.
Tag
Berita Terkait
-
KPK Pamerkan Barang Bukti Uang Rp610 Juta Hasil Pemerasan THR di Cilacap
-
Bupati dan Sekda Cilacap Tersangka Pungli THR Lebaran, KPK Bongkar Modus Pemerasan Rp750 Juta!
-
Respons Aksi KPK, DPR: OTT Itu Penting, Tapi Penyelamatan Uang Negara Jauh Lebih Utama
-
Marak OTT Kepala Daerah, Sekjen Golkar: Barangkali Politik Kita Terlalu Mahal
-
Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Jadi Operasi Tangkap Tangan Kedelapan Tahun 2026
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru
-
Disokong BRI, Banyuanyar Jadi Inspirasi Desa Mandiri Lewat Konsep Green Smart Village
-
Sepak Terjang Kasatnarkoba Polresta Pekanbaru Kini Dicopot Gegara Suap Kasus Narkoba
-
3 Mobil Kecil Bekas dari Toyota yang Dikenal Irit dan Bandel Dipakai Harian
-
Kronologi 'Deal-dealan' Kasus Narkoba Berujung 7 Polisi Pekanbaru Dihukum Patsus