SuaraRiau.id - Kapolda Riau, Irjen Agung Setia Imam Effendi, menegur Polres Kuantan Singingi. Terguran diberikan karena minimnya pengungkapan kasus narkoba pada Operasi Antik Lancang Kuning.
Sejak 18 Februari 2021 lalu Polda Riau beserta jajaran menggelar Operasi Antik Lancang Kuning. Hingga 5 Maret 2021, kepolisian di wilayah Riau telah mengungkap 231 kasus dengan 363 tersangka.
Namun, dari banyaknya pengungkapan kasus di wilayah Riau, Polres Kuansing menjadi sorotan karena minimnya jumlah tersangka selama Operasi Antik berlangsung.
"Saya memberikan catatan kepada Satuan Narkoba Polres Kuansing yang paling rendah tangkapannya. Tersangka yang ditangkap di Kuansing ini hanya tujuh orang selama operasi," katanya, dilansir dari riauonline.co.id--jaringan suara.com, Sabtu (6/3/2021).
Sedangkan untuk Polres lainnya, kata Agung, pengungkapan berkisar 20 sampai 30 kasus.
"Pelaku terbanyak berusia antara umur 26 tahun hingga 55 tahun. Umumnya mereka adalah pengangguran dan mendapat tawaran untuk menjadi kurir dengan imbalan tertentu," jelasnya.
Tersangka yang ditangkap berusia dari 18 tahun hingga 56 tahun.
"Kita menangani 231 kasus dari 18 Februari sampai 5 Maret dengan 363 tersangka, sebanyak 330 orang laki-laki dan 33 orang perempuan," pungkasnya.
Baca Juga: Bocah Hanyut di Pantai Padang Ditemukan Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
Diciduk Polisi Lagi, Robby Abbas Akui Konsumsi Narkoba
-
Tak Ditemukan Narkoba, Robby Abbas Direkomendasikan Jalani Rehabilitasi
-
Tak Kapok-kapok, 2 Pria Ini Balik ke Penjara karena Narkoba
-
Demi Game Online, Remaja Ini Jambret HP Anak Petinggi Polda Riau
-
Polda Riau Amankan Puluhan Narkoba Cair dari Pengedar di Kampar
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Wali Kota Ingin Cepat Bangun Jembatan Siak V dan Jalan Lingkar Pekanbaru
-
PNM Tumbuhkan Semangat Kemerdekaan dan Masa Depan Keluarga Ultra Mikro
-
Puluhan Warga di Rokan Hulu Diserang Orang Tak Dikenal, Ngaku Diancam Senjata Api
-
Aparat Gabungan Musnahkan 525 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing
-
4 Wilayah Riau Masih Dikepung Karhutla, Manggala Agni Dikerahkan