SuaraRiau.id - Gara-gara rantai sepeda motor putus dan ditinggalkan di jalan dekat kebun sawit, sepeda motor milik Ariadi (47) warga Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) malah dibawa maling.
Kasus itu berawal saat anak korban bernama Ayu Auliya (17) disuruh orangtuanya untuk pergi menghidupkan mesin pompa air yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya.
Saat di perjalanan, motor yang dikendarai rusak dan ditinggal begitu saja, pada Rabu (24/2/2021) pukul 07.30 WIB lalu.
Ayu yang juga merasa panik lantaran ayahnya, Ariadi (47) sedang sakit pun dengan segera pulang dengan berjalan kaki, sementara motor tersebut ditinggal sementara begitu saja.
Anak korban lalu pulang ke rumahnya dan mengatakan pada ayahnya jika sepeda motor tak bisa dipakai karena rantai putus.
Lantas, kondisi ayahnya yang semakin parah dan mesti dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru, motor tersebut akibatnya belum bisa dijemput korban.
Hingga Sabtu (27/2/2021) malam, Ayu melihat motornya dibawa dua orang laki-laki. Satu orang mendorong dan satu lagi mengendarai motor karena kondisi jalan menanjak di depan rumah korban.
"Anak korban ini lalu berteriak dan minta tolong, hal itu pula dapat mengundang perhatian warga lain. Daat itu pula pelaku berusaha kabur, bahkan salah seorang pelaku lari ke dalam kebun sedangkan pelaku lain tetap memacu sepeda motor itu dan tak ada seorang pun yang berhasil ditangkap," kata Humas Polres Indragiri Hulu, Aipda Misran, Jumat (5/3/2021).
Pada malam itu, korban bersama warga lain terus mencari para pelaku. Kemudian pada Minggu 28 Februari 2021, korban mendapat informasi jika sepeda motornya ada di Dusun Sungai Ubo, Desa Pauh Ranap, Kecamatan Batang Peranap.
Selanjutnya korban bersama perangkat RT dan warga lainnya berangkat ke Desa Pauh Ranap tersebut.
"Ternyata benar, sepeda motor korban ada di sana, bahkan dua pelaku juga ikut diamankan," ungkapnya.
Pelaku tersebut, jelas Misran, adalah RH (47) dan AKP alias Apri (27), keduanya warga Desa Pauh Ranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu.
"Mereka diamankan unit Reskrim Polsek Batang Cenaku, Inhu," katanya.
Oleh karenanya korban yang membuat laporan ke polisi ke Polsek Batang Cenaku itu mengalami kerugian Rp 3,5 juta.
Misran menjelaskan, selanjutnya Kapolsek Batang Cenaku Iptu Januar E Sitompul mengintruksikan unit Reskrim untuk turun kelapangan guna proses penyelidikan, sekaligus mengamankan para tersangka.
Tag
Berita Terkait
-
Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub Siapkan Aturan Baru Standar Teknologi Motor
-
Terkenal Bandel, 5 Motor Bekas Ini Ternyata Cuma Dijual Rp5 Jutaan
-
Siapkan Tabungan Mulai Sekarang! Ini 5 Rekomendasi Motor buat Mudik Nyaman di Lebaran 2026
-
4 Rekomendasi Motor Bebek Terbaik Harga Murah Under 7 Juta: Serba Bandel, Serba Irit!
-
5 Kekurangan Membeli Motor Bekas dan Tips Agar Tidak Salah Beli
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
4 City Car Toyota Bekas untuk Wanita atau Orang Tua: Irit dan Bertenaga!
-
Make Up Artist asal Duri Tewas Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai
-
4 Mobil Kecil Suzuki Bekas untuk Harian Wanita, Serba Efisien dan Tangguh
-
3 Mobil Sedan Toyota untuk Wanita: Aman, Canggih dan Berkelas
-
3 Mobil Bekas Daihatsu di Bawah 50 Juta yang Efisien untuk Keluarga