SuaraRiau.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 55 titik panas (hot spot) di wilayah Riau pada Kamis (4/3/2021) sekitar pukul 06.00 WIB.
Ke-55 hot spot tersebut tersebar di berbagai daerah di Riau, antara lain Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan masing-masing 11 titik panas, Siak 10, Kepulauan Meranti ada 8, Rokan Hilir dan Kota Dumai 6, sedangkan Indragiri Hilir terdeteksi 3 titik panas.
Sementara itu, wilayah Sumatera terdeteksi 79 titik panas dengan rincian Sumatera Utara (1), Kepulauan Riau (7), Sumatera Selatan (6), Bangka Belitung (2), Lampung (1), Bengkulu (7), dan Riau (55).
Potensi hujan dengan intensitas ringan meskipun tidak merata bakal terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru.
Kemudian suhu udara di wilayah Riau rata 23 hingga 34 derajat Celsius.
Karhutla Riau
Selain membakar dengan cara sengaja, cuaca panas juga menambah mudahnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sejumlah daerah di Riau terjadi karhutla. Baru-baru ini, api membakar lahan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil seluas 110 hektare (ha) di Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis.
Kebakaran diduga terjadi akibat adanya aktivitas membuka lahan dengan cara membakar.
Tim gabungan pun diterjunkan ke lokasi. Tim menempuh jarak tiga hingga lima kilometer denan menggunakan sepeda motor menembus semak belukar untuk tiba di lokasi lahan terbakar.
Sejak tanggal 28 Februari 2021 hingga kini tim gabungan dari TNI,Polri, Balai Besar KSDA Riau, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) terus melakukan upaya pemadaman di lokasi lahan terbakar, tepatnya di Simpang Dinamit, Desa Tasik Serai, Bengkalis.
Tak hanya itu, kebakaran lahan gambut juga terjadi di wilayah Kepulauan Meranti dan Siak. Namun petugas gabungan Manggala Agni berhasil memadamkan.
Berita Terkait
-
Karhutla Riau: Kebakaran Lahan Gambut Kembali Terjadi di Meranti dan Siak
-
Dewan Adat Dayak Kapuas Hulu: Karhutla Berdampak Sangat Luas
-
Luas Karhutla di Nagan Raya Aceh Sudah Capai 17,5 Hektare
-
Karhutla Riau: 110 Ha Lahan Gambut Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Terbakar
-
BMKG Pantau 30 Titik Panas di Sumut, Berikut Lokasinya
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
SF Hariyanto Ngaku Tak Banyak Dilibatkan di Era Abdul Wahid: Saya Ditinggal
-
Karhutla di Kandis dan Sokoi Membaik, Kondisi Rantau Bais Cukup Berat
-
Kabar SF Hariyanto Hadiri Sidang Abdul Wahid, Keamanan Diperketat
-
Kasus Dokter Kecantikan Abal-abal, Eks Finalis Puteri Indonesia Segera Disidang
-
Pemkot Pekanbaru Gelar Penghapusan Denda Pajak, Catat Waktunya!