Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Minggu, 28 Februari 2021 | 13:53 WIB
Pratu Martinus Sinurat, bersama kawan-kawannya yang bekerja di KFC Padang Sidempuan [Facebook/Sadi Anto]

Di mata keluarga sendiri, Pratu Martinus Sinurat dikenal sebagai sosok yang baik. Di keluarga, dia juga dikenal sebagai orang yang jujur, tak neko-neko dan ramah kepada orang lain. Terkait Tempat Kejadian Perkara (TKP) berupa kafe, Romel mengaku tak mengetahuinya.

"Keluarga tidak tahu dia jaga di kafe itu," katanya lagi.

Sebelumnya, anggota polisi Bripka Cornelius membabi-buta menembak korbannya usai cekcok dengan sejumlah pegawai kafe. Mulanya, sekitar pukul 04.00 pagi WIB, Bripka CS ditagih bill pembayaran usai ia minum-minum alkohol di kafe tersebut.

Tagihan yang sebesar Rp 3,3 juta dinilai Bripka CS terlalu mahal. Ia pun ogah membayar tagihan tersebut dan terlibat cek cok.

Baca Juga: Pratu Martinus, TNI yang Tewas DItembak Polisi Pernah Bekerja di KFC

Pratu Martinus, anggota TNI AD yang juga ditugaskan berjaga di kafe tersebut lantas mendatangi Bripka CS untuk menegurnya. Sempat cek cok, tiba-tiba Bripka CS mengeluarkan senjata api dan menembak tiga korban secara bergantian.

Load More