SuaraRiau.id - Investasi minuman keras (miras) menjadi sorotan publik sampai saat ini. Salah satu yang menyoroti soal itu adalah mantan Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Ustaz Tengku Zulkarnain.
Tengku Zulkarnain, di akun Twitternya, mengingatkan Wakil Presiden Maruf Amin untuk bersuara jangan diam dengan investasi miras. Dia minya Maruf Amin menolak investasi itu sebab ini bakal jadi tanggung jawab dunia akhirat.
Tengku Zul berpendapat dampak investasi miras ini nanti minuman ini akan dijual bebas di pedanag kaki lima. Pendapatnya tersebut lantas di-skakmat oleh warganet.
Seorang warganet dengan akun @ferrykoto merespons protes Tengku Zul. Jadi menurut akun itu, Tengku Zul tak paham duduk persoalan.
“Ini ulama atau provokator ya? Tapi bahlul, tak paham regulasi. Dari dulu investasi Miras dibuka, antum lihat di DKI sampai sekarang ada pabrik Miras, yg bahkan sahamnya dimiliki Pemprov DKI. Justru regulasi investasi yg sekarang membatasi dgn ketat, bahlul !!!” tulis akun tersebut dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com
Lebih lanjut, netizen itu menyarankan agar Tengku Zul memelajari detail lebih dahulu apa yang dikritisi soal investasi miras. Jangan sampai komentar atas aturan itu merugikan nama si ustaz.
Ustaz Tengku Zul kemudian merespons akun tersebut. Dia merasa nggak ada yang salah soal protesnya terkait investasi miras. Dalam balasannya, Tengku Zul merasa tak salah dengan kicauannya.
Nah akun @ferrykoto langsung menjelaskan.
“Salahnya antum tak paham yg antum kritisi. Apa antum sudah baca regulasi yg baru? dan sudah bandingkan dgn regulasi lama? Paham tidak bahwa dari dulu Miras itu tak masuk DIN. Tapi dgn regulasi baru, dibatasi investasinya hanya di daerah tertentu.Paham tidak DIN?” tulis aku tersebut.
Terbaru, Tengku Zul menulis cuitan seolah menyindir seseorang.
“Dulu rajin jadi Imam Sholat berjama’ah sehingga menarik simpati banyak Orang. Kini apa lacur, setelah ditandatangani legalisasi minuman keras…
Masih banyakkah yg tetap simpati…? Atau malah bertambah banyak kah?” tulis Tengku Zul.
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Kasus Nama Dewi Perssik Dicatut Akun Centang Biru, Diduga Raup Untung Besar
-
Asila Maisa Klarifikasi Panjang Minta Warganet Tak Sebar Fitnah: Saya Bukan Pelakor
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Diduga Sindir Wardatina Mawa soal Karier, Inara Rusli Disentil Netizen
-
Satpol PP DKI Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadan, Sasar Pedagang Tak Berizin
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Ajudan Abdul Wahid Ditahan usai 'Lawan' KPK dengan Gugatan Rp11 Miliar
-
Sekolah Pekanbaru Dilarang Gelar Perpisahan Mewah di Hotel, Pungutan Diawasi
-
Terseret Dugaan Kasus Pemerasan, Ajudan Abdul Wahid Ditahan KPK
-
6 Fakta Tragedi Siswa SMP Islamic Center Siak Tewas Akibat Ledakan saat Ujian Sains
-
Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid, Tegaskan Komitmen dan Keberpihakan pada Ekonomi Kerakyatan