SuaraRiau.id - Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan jamaahnya soal salat sambil memegang mushaf. Menurut UAS, salat dengan pegang mushaf dibolehkan.
“Boleh, mana dalilnya, Maula Hudzaifah, waktu itu makmumnya Aisyah, dia salat melihat mushaf, boleh. Itu berupa lembaran,” kata UAS di kanal Youtube Redaksi Islam dilansir dari Hops.id--jaringan Suara.com, Rabu (24/2/2021).
Mantan dosen UIN Suska Riau itu kemudian menjelaskan, soal bagaimana jika mushaf-nya diganti dengan handphone (HP) alias telepon genggam.
Menurut dia, jawabannya tetap sama seperti apa yang disampaikan sebelumnya, yakni boleh.
“Kalau mushafnya diganti pakai HP? Boleh, mushaf sama HP sama. Akan tetapi setelan nomornya matikan dulu. Yang dibuka di situ Alquran digitalnya saja. Jangan nomornya aktif, nanti eh Ustaz Somad nih telepon, sorry sedang salat Ustaz, lah.” katanya.
Setidaknya jawaban rinci soal apa yang dia sampaikan pernah diutarakan dalam ’30 tanya jawab tentang Ramadan’.
Penjelasan itu bahkan sudah diunggah di laman internet, dan bisa diunggah secara gratis oleh masyarakat.
Lebih lanjut, UAS kembali menegaskan, kalau dirinya menganjurkan jika salat sambil memegang mushaf atau HP dan bacaan itu hanya berlaku untuk salat sunah saja. Bukan berlaku untuk salat wajib.
Sebab yang dia contohkan soal dalil di atas merupakan kasus saat melakukan salat tarawih. Walaupun sebagian pihak masih mempertanyakan, apa bedanya boleh pada salat sunah dan tidak untuk salat wajib.
“Sebagian bilang itu hanya berlaku untuk salat sunah saja, wajib tak boleh. Saya setuju pada ini. Ada yang bilang sunah boleh kenapa wajib tak boleh. Saya pakai sunah saja.” terang UAS.
“Sebab berkaca dari kasus imam salat tarawih, untuk ngejar 1 juz satu malam. Kalau salat wajib buat apa ngejar bacaan satu juz, bacaan yang hapal saja lah,” sambungnya.
Berita Terkait
-
Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno
-
Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid
-
Belajar Agama Lewat Layar Ponsel, Buku Gus Nadir Ingatkan Pentingnya Sanad Keilmuan
-
Salat Duha Paling Bagus Jam Berapa? Ini Waktu Terbaik untuk Melaksanakannya
-
Bertambah, Total 4 Orang Jadi Tersangka Kasus Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat
-
Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla
-
Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile
-
Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah
-
Polisi Bunuh Ibu Kandung: Dinas di Biddokkes Polda Riau, Punya Riwayat Kontrol di RSJ